Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Wanita Tato Eyeliner Pakai Abu Anjingnya yang Sudah Mati

Tim Wolipop - wolipop
Selasa, 02 Jun 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Wanita Tato Eyeliner
Foto: Dok. Claire Hobson via This Morning
Jakarta -

Kecintaan pada hewan peliharaan membuat wanita ini melakukan hal yang anti mainstream. Demi mengenang anjing peliharaan yang sudah mati, wanita ini memutuskan melakukan tato eyeliner menggunakan abu dari binatang kesayangannya itu.

Adalah wanita bernama Claire Hobson yang kisahnya membuat tato eyeliner memakai abu anjingnya yang sudah mati. Kisahnya itu terungkap setelah Claire tampil dalam acara This Morning.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Claire mengungkapkan keputusannya untuk membuat tato eyeliner dengan memakai abu anjingnya sama sekali tidak direncanakannya. Dia awalnya sudah membuat janji dengan koleganya untuk melakukan tato eyeliner permanen. Pada waktu yang bersamaan, dia juga tengah dalam perjalanan untuk mengambil abu anjingnya.

Claire mengaku sangat sedih anjing yang menemaninya setiap hari mati. Dan setelah anjingnya mati, Claire memutuskan melakukan kremasi agar abunya bisa dia kenang.

Namun Claire berencana pindah ke Dubai dari Amerika Serikat. Dan dia tidak mau memasukkan abu anjingnya ke dalam koper.

"Jadi aku berpikir kenapa tidak menjadikannya untuk tato eyeliner. Aku yakin ada orang yang membuat tato tubuh dengan abu orang tercinta. Jadi kenapa aku tidak memasukkan (abu-red) ke eyeliner ku saja," kata Hobson seperti dikutip dari People.

Saat sampai di tempat tato eyeliner, Claire pun langsung meminta pada pembuat tato untuk mencampurkan abu anjingnya itu ke tinta yang akan dipakai untuk mentato. Untungnya si pembuat tato eyeliner memahami permintaan aneh tersebut. Sebab dia juga baru saja kehilangan hewan peliharaannya.

Claire menegaskan, apa yang dilakukannya merupakan bentuk cintanya pada anjingnya. "Anjing itu setia, konsisten, selalu ada setiap hari, dan mereka menyambutmu dengan ciuman saat pulang kerja. Itu bentuk cinta yang paling murni. Tidak ada niat buruk atau manipulasi. Mereka bahagia melihatmu setiap hari selama 20 tahun," kata Claire mengenang anjingnya yang bernama Patch.

Menurut Claire Hobson, sebagian besar orang mendukung keputusannya yang unik tersebut. Hanya saja keluarganya menganggap dirinya 'benar-benar gila.'

Soal daya tahan tato tersebut, Clairemengatakan eyeliner permanen bisa bertahan selama bertahun-tahun. Ia pun berencana menambahkan lebih banyak abu Patch saat melakukan touch-up.

"Dia akan berada di sana untuk waktu yang lama," katanya.

Memakai abu anjing yang sudah mati untuk tinta tato bukanlah hal lazim. Beberapa wilayah di Amerika Serikat mewajibkan seniman tato hanya menggunakan tinta steril yang belum pernah dibuka. Meski suhu ekstrem dalam proses kremasi membuat abu aman secara biologis, tato dari abu tetap memiliki risiko.

Luke Wintrip, seorang seniman tato di Essex, mengatakan kepada acara This Morning bahwa praktik mencampurkan abu ke dalam tinta masih menjadi hal kontroversial di komunitas tato.

"Di komunitas tato ini sangat kontroversial, karena tinta tentu harus higienis dan steril. Ada perdebatan soal memasukkan benda asing ke dalam tinta," ujar Luke.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads