7 Ciri-Ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Perlu Dihindari
Takut krim wajah yang baru dibeli justru membahayakan kulit? Kekhawatiran itu beralasan. Berbagai lembaga kesehatan masih menemukan banyak produk pemutih kulit mengandung merkuri dan hidrokuinon - zat terlarang dalam kosmetik karena dapat merusak kulit sekaligus berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Masalahnya, produk seperti ini sering beredar tanpa izin resmi dan dijual bebas, terutama secara online. Karena itu penting mengenali tanda-tandanya sejak awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri-ciri Skincare Mengandung Merkuri
1. Komposisi bahan tidak dicantumkan jelas
Produk bermerkuri sering tidak menuliskan daftar kandungan secara lengkap. Bahkan ada yang sama sekali tidak mencantumkan bahan aktif di kemasan. Jika labelnya kosong atau sangat minim informasi, sebaiknya langsung dihindari.
2. Ada nama kimia tertentu yang mencurigakan
Beberapa istilah yang sering menjadi "kode" merkuri antara lain:
- mercurous chloride
- calomel
- mercuric
- mercurio
- mercury
Jika menemukan salah satu nama tersebut, hentikan pemakaian.
3. Kemasan berbahasa asing tanpa terjemahan
Produk ilegal biasanya tidak mengikuti aturan label kosmetik. Kemasan hanya memakai bahasa asing tanpa keterangan resmi sehingga konsumen sulit memahami isi produknya.
4. Mengklaim putih atau glowing dalam hitungan hari
Krim merkuri terkenal memberikan efek cepat: wajah tampak cerah dalam beberapa hari. Padahal efek instan itu berasal dari iritasi kulit yang lama-kelamaan bisa menyebabkan flek hitam permanen.
5. Dijual tanpa izin edar resmi
Banyak krim bermerkuri masuk secara ilegal dan tidak terdaftar di badan pengawas obat dan makanan. Umumnya dipasarkan lewat media sosial atau toko tidak resmi dengan harga murah dan testimoni berlebihan.
Ilustrasi Bahaya Skincare Mengandung Merkuri Foto: Getty Images/LightFieldStudios |
6. Menyebabkan reaksi kulit aneh
Efek awal yang sering muncul antara lain:
- Kulit perih atau panas
- Kemerahan
- Bengkak
- Kulit makin tipis dan sensitif
- Dalam jangka panjang bisa terjadi ochronosis (kulit justru menggelap kebiruan).
7. Menimbulkan gejala kesehatan umum
Paparan merkuri tidak hanya merusak kulit, tapi juga tubuh. Tanda keracunan bisa berupa:
- Tremor tangan
- Kesemutan
- Perubahan emosi
- Sulit konsentrasi
- Gangguan penglihatan dan pendengaran.
Kenapa Harus Sangat Hati-Hati?
Merkuri adalah logam beracun yang bisa menguap dan terhirup orang lain di rumah. Ibu hamil, bayi, dan anak-anak menjadi kelompok paling berisiko karena dapat mengganggu perkembangan saraf.
Cara Aman Menghindarinya
- Selalu cek komposisi dan izin edar
- Hindari produk dengan klaim hasil instan
- Beli hanya dari toko resmi
- Hentikan pemakaian jika muncul gejala mencurigakan dan konsultasikan ke dokter.
Semakin banyak produk skincare beredar, semakin penting juga menjadi konsumen cerdas. Kulit cerah seharusnya didapat dengan proses sehat - bukan dengan bahan berbahaya.
(eny/eny)
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Kesehatan
Kolesterol Tinggi Diam-Diam Mengancam? Ini 2 Suplemen Andalan untuk Jantung Lebih Aman
Elektronik & Gadget
Jangan Sampai Momen Saat Mudik Terlewat, Tripod Ini Jadi Peralatan Wajib untuk Mengabadikan Kebersamaan Keluarga!
Bukan Banyak Minum, Ini Kunci Skin Barrier Sehat Saat Puasa Kata Dokter
7 Facial Wash untuk Kulit Kering yang Melembapkan, Cocok Dipakai Sehari-hari
Make Over Kolaborasi dengan Rinaldy Yunardi Rilis Powder Foundation Spesial
Wajah 'Old Money' Jadi Tren Operasi Plastik, Seperti Apa?
Pori-Pori Tak Bisa Dikecilkan Permanen, Ini 9 Cara Ampuh Menyamarkannya
Potret Aaliyah Massaid-Kesya Levronka di Ultah Mahalini, Kompak Pakai Daster
Potret Kemesraan Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Kini Tinggal Kenangan
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Pacar Baru Emma Watson Berstatus Miliarder, Dapat dari Mana Kekayaannya?














































