Ternyata Tanda Penuaan Pertama Bukan Kerutan, Tapi Turunnya 'Apple Cheek'
Banyak orang mengira tanda penuaan pertama muncul dari kerutan halus atau lipatan di sekitar hidung dan mulut. Namun riset terbaru justru menunjukkan hal yang berbeda. Perubahan awal pada wajah sering kali terjadi secara halus di area pipi bagian atas atau yang dikenal sebagai apple cheek.
Temuan inilah yang menjadi dasar pengembangan rangkaian terbaru SK-II, Skinpower Re-New. Melalui teknologi pemetaan wajah, tim peneliti menemukan bahwa penurunan volume di area pipi atas dapat terjadi lebih awal dibandingkan tanda penuaan lain, membuat wajah terlihat kurang segar meski kerutan belum terlalu terlihat.
Mengapa Area Apple Cheek Penting?
Area pipi atas berperan besar dalam menciptakan kesan wajah yang muda dan segar. Ketika bagian ini mulai kehilangan kekenyalan dan sedikit menurun, wajah dapat terlihat lebih lelah dan datar. Karena itu, perawatan yang fokus pada hidrasi mendalam serta dukungan struktur kulit menjadi semakin relevan dalam perawatan anti-aging modern.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rangkaian Skinpower Re-New diformulasikan dengan Pitera, bahan ikonik SK-II, yang dikombinasikan dengan antioksidan Coumaric Acid serta ekstrak Peony untuk membantu menjaga elastisitas kulit. Formula ini dirancang untuk meningkatkan kelembapan sekaligus membantu kulit terasa lebih kenyal dan tampak lebih penuh.
SK-II Skinpower Re-New Foto: dok. SK II |
Tekstur Disesuaikan dengan Kebutuhan Kulit
Rangkaian ini hadir dalam beberapa pilihan, termasuk Cream dengan tekstur lebih kaya untuk kulit kering, serta Airy Cream yang lebih ringan untuk kulit normal hingga kombinasi, terutama di iklim tropis. Selain itu, tersedia pula Eye+ Line Filler Cream untuk area mata dan lipatan nasolabial, serta Essence yang berfungsi sebagai booster hidrasi harian.
Berdasarkan uji klinis internal, kulit dilaporkan terasa lebih kenyal sejak awal pemakaian dan menunjukkan tampilan lebih plump setelah penggunaan rutin beberapa minggu. Fokusnya bukan hanya mengurangi tampilan garis halus, tetapi juga mengembalikan kesan wajah yang lebih bervolume secara alami.
Pendekatan yang menitikberatkan pada volume wajah ini menandai pergeseran cara pandang dalam perawatan anti-aging. Bukan sekadar melawan kerutan, melainkan menjaga struktur kulit agar tetap tampak penuh, lifting, dan sehat.
(kik/kik)
Perawatan dan Kecantikan
Pilihan Lip Tint dari 3CE untuk Silaturahmi Saat Lebaran, Bibir Cantik, Fresh, dan Tahan Lama Seharian!
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Aurelie Moeremans Bagikan Foto Usai Lahiran, Tetap Cantik Tanpa Makeup
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar













































