Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tren K-Beauty 2026: Slow Aging hingga Perawatan Kulit Kepala

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 22 Jan 2026 11:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tren K-Beauty 2026
Tren K-Beauty 2026 Foto: Ilustrasi AI
Jakarta -

Industri kecantikan Korea semakin mengukuhkan posisinya di pasar global. K-beauty kini bukan lagi sekadar tren musiman, melainkan sudah menjadi standar baru dalam dunia skincare dan kosmetik. Lalu, seperti apa arah tren K-beauty di tahun 2026?

"Pada 2026, akan muncul jauh lebih banyak merek dan kategori baru. Baik peritel besar maupun pemain baru akan berinvestasi lebih serius dan menjadikan K-beauty sebagai fokus utama pertumbuhan. TikTok mempercepat momentum ini, mendorong merek Korea masuk ke ritel arus utama dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Michelle Lee, mantan Editor-in-Chief Allure yang kini menjabat sebagai CMO K-Beauty World, seperti dikutip dari Vogue.

Tren K-Beauty 2026 yang Perlu Diketahui

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Slow Aging

Berbeda dari anti-aging yang berfokus menghilangkan tanda penuaan, slow aging menekankan perawatan jangka panjang melalui hidrasi yang konsisten, rutinitas lembut, dan penguatan skin barrier. Pendekatannya mencakup penggunaan bahan alternatif yang lebih ringan seperti bakuchiol, fokus pada kelembapan, serta disiplin memakai sunscreen setiap hari.
"Konsep slow aging sedang sangat besar di Korea," ungkap Lee.

2. Glass Skin 2.0

Glass skin masih menjadi identitas kuat K-beauty, namun kini hadir dalam versi yang lebih matang, dikenal sebagai glass skin 2.0.

ADVERTISEMENT

"Tekstur kulit yang halus dan tampak refined kini sama pentingnya dengan efek glowing," kata Charlotte Cho, Co-Founder Soko Glam sekaligus pendiri brand Then I Met You.

Korea memimpin tren ini melalui microneedle essence, ampoule shots, dan perawatan resurfacing ringan yang membantu pori terlihat lebih rapat dan kulit tampak lebih merata. Teknologi Reedle dari brand VT menjadi penanda awal arah tren ini, disusul meningkatnya penggunaan formula exosome untuk mendukung keseimbangan dan kehalusan kulit.

Tren K-Beauty 2026

Ilustrasi penggunaan masker rambut.

Foto: Getty Images/iStockphoto/puhhha

3. Scalp Care & Glass Hair

Perawatan rambut ala Korea kini berangkat dari filosofi scalp first, yaitu mendahulukan kesehatan kulit kepala sebagai dasar rambut yang sehat.

"Rambut yang sehat selalu dimulai dari kulit kepala yang sehat," ujar Cho.

Sampo bernutrisi dan perawatan kulit kepala menjadi rutinitas harian, dilanjutkan dengan hair essence dan mist ringan untuk menghasilkan rambut halus, berkilau, dan tidak terasa berat. Inilah yang dikenal sebagai konsep glass hair.

4. Bio-Regenerative Actives

Bahan aktif seperti PDRN dan exosome yang populer di 2025 diprediksi akan semakin masif di 2026. PDRN dikenal memiliki sifat anti-inflamasi, membantu proses penyembuhan, merangsang produksi kolagen, serta membantu mengurangi hiperpigmentasi.

"Bahan-bahan ini akan bergeser dari ranah klinis ke produk konsumen untuk mendukung kolagen, hidrasi, dan regenerasi kulit," jelas Sarah Chung Park, Founder & CEO Landing International sekaligus pencipta K-Beauty World.

5. Tren Alis yang Lebih Soft

"Di Barat, alis cenderung tebal dan tegas. Sementara tren Korea saat ini mengarah pada alis yang lebih terang dan lurus untuk memberi kesan wajah yang lebih lembut," kata Lee.

Banyak orang Korea memilih brow gel berwarna satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna rambut untuk tampilan yang lebih natural.

Tren K-Beauty 2026

Mature women home in pajama spending cozy morning during isolation period. She wearing sheet mask and have video call, her dog is in bed too

Foto: iStock

6. Overnight Collagen Masks Generasi Baru

Masker tidur masih menjadi favorit, namun hadir dengan formulasi yang lebih canggih. Fokus utamanya adalah penyerapan maksimal peptide, PDRN, dan bahan regeneratif lainnya.

"Masker wrapping dan overnight collagen masks memungkinkan pelepasan bahan aktif secara optimal selama pemakaian dalam waktu lama," jelas Chung Park.

7. Cooling Skincare

Produk skincare dengan efek dingin diprediksi akan semakin diminati di 2026. Mulai dari toner pad dingin, essence yang menyegarkan, hingga hydrator adaptif suhu, semuanya dirancang untuk menenangkan kulit di tengah suhu dan iklim yang semakin panas.

"Produk-produk ini dikembangkan untuk membantu melawan heat-aging, kemerahan, dan inflamasi," pungkas Chung Park.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads