Tren Skincare 2025: Apa Itu Spicule dan Mengapa Wajib Dicoba?
Muncul kandungan skincare terbaru yang menarik atensi di industri kecantikan, disebut spicule. Mari mengenal apa itu spicule, bahan skincare terbaru yang bisa membuat kulit semakin flawless.
Industri kecantikan kembali menghadirkan inovasi yang menarik perhatian para pecinta skincare. Salah satu tren yang kini ramai dibicarakan adalah spicule, bahan aktif yang diklaim mampu memberikan efek mirip microneedling namun dalam bentuk produk topikal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan konsep 'microneedling dalam botol', spicule menawarkan sensasi stimulasi kulit yang aman digunakan di rumah dan tanpa prosedur menakutkan. Apa itu spicule dan bagaimana dengan fungsinya?
Bahan ini pertama kali populer di Korea Selatan dan kini mulai banyak digunakan dalam produk-produk skincare global. Spicule merupakan struktur mikroskopis berbentuk jarum halus yang dapat menembus lapisan atas kulit untuk memberikan efek mikro-stimulasi.
Hasilnya, kulit akan terdorong untuk mempercepat regenerasi sel dan meningkatkan penyerapan bahan aktif. Bahan ini juga membantu mengatasi berbagai masalah seperti garis halus, tekstur kulit kasar, hingga hiperpigmentasi.
Keunggulan lain dari spicule adalah penerapannya yang relatif minim rasa sakit dibandingkan perawatan microneedling di klinik. Meski demikian, pengguna biasanya merasakan sensasi kesemutan atau sedikit perih yang dapat bertahan beberapa jam.
Untuk itu, para ahli menyarankan penggunaannya malam hari diikuti dengan pelembap yang menenangkan dan tabir surya pada pagi hari untuk melindungi kulit yang sedang sensitif. Mari bahas mengenai spicule, bahan skincare terbaru yang akan membuat kulitmu semakin flawless.
Apa Itu Spicule dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Ilustrasi skincare wanita Foto: Getty Images/iStockphoto/len4foto |
Menurut penjelasan Dr. Marisa Garshick, dokter spesialis kulit bersertifikat, spicule dapat berasal dari spons laut seperti Haliclona spp yang mengandung kalsium dan silika. Atau bisa juga dibuat secara sintetis dari bahan bioaktif.
"Produk spicule topikal mengandung struktur, seperti jarum mikroskopis yang dengan lembut menembus lapisan atas kulit untuk menciptakan efek stimulasi mikro," jelas Marisa Garshick, MD, FAAD, dilansir dari Elle.
Ketika diaplikasikan, jarum-jarum mikro ini menciptakan saluran kecil di kulit yang merangsang pengelupasan alami, mempercepat pergantian sel, serta meningkatkan penyerapan bahan aktif lainnya. Efek ini membuat kulit tampak lebih halus, cerah, dan kenyal.
Selain itu, Dr. Nicole Salame menambahkan bahwa formula spicule dapat dipadukan dengan bahan lain seperti niacinamide, kolagen, atau Centella Asiatica bisa memberikan hasil yang lebih maksimal. Fungsinya bisa membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi pori-pori, hingga membantu penyembuhan kulit yang bermasalah.
"Sebagai bentuk eksfoliasi mekanis, bahan ini dapat membantu menghaluskan tekstur dan memperbaiki penampilan kulit," kata Dr. Salame.
Perbandingan Spicule dan Microneedling
Foto: Dok. iStock
Sementara microneedling klinis bisa mencapai 2,5 mm. Artinya, spicule lebih cocok untuk pemakaian rutin di rumah, sedangkan microneedling memberikan hasil lebih cepat namun memerlukan tenaga profesional dan kontrol yang ketat.
"Microneedling harus berada di lingkungan yang terkendali dengan alat dan perawatan profesional," tegas Dr. Garshick.
Cara Aman Menggunakan Spicule
Foto: Dok. iStock
"Kulit yang bersih dan kering, biasanya dimalam hari saat kulit Anda dapat beristirahat dan beregenerasi semalaman," ujar Dr. Garshick.
Sebaiknya hindari penggunaan bahan aktif keras seperti AHA, BHA, vitamin C, atau retinol setelah pengaplikasian karena kulit akan berada dalam kondisi lebih sensitif. Produk berbasis spicule juga umumnya digunakan 1 sampai 2 kali seminggu untuk memberi waktu kulit beristirahat.
Penggunaan berlebihan atau menggosok terlalu keras dapat memicu iritasi, hiperpigmentasi, bahkan luka.
Siapa yang Cocok Menggunakan Spicule?
Spicule bisa bermanfaat untuk berbagai jenis kulit, tapi tidak disarankan buat mereka yang memiliki kulit sangat sensitif, jerawat aktif, atau rentan hiperpigmentasi. Sebelum mencoba, penting melakukan tes pada area kecil kulit demi memastikan tidak ada reaksi negatif.
Dengan manfaat yang menjanjikan dan inovasi terus berkembang, spicule berpotensi menjadi salah satu bahan skincare favorit ditahun-tahun mendatang. Namun seperti tren kecantikan lainnya, penggunaan yang tepat dan bijak tetap menjadi kunci agar hasilnya maksimal tanpa risiko merugikan.
Olahraga
Sepatu Roda Anak Pemula Favorit Orang Tua, Oxelo Learn 100 jadi Pilihan Aman untuk Langkah Pertama
Olahraga
Aktivitas Outdoor Anti-Belang dengan 3 Arm Sleeve Anti UV yang Bikin Lengan Tetap Adem
Pakaian Wanita
Outfit Terasa Biasa? Tambahkan Belt Ini Dijamin Tampilan Kamu Makin Keren dan Stylish
Hobi dan Mainan
CRYBABY Wild but Cutie POP MART, Blind Box Gemas Buat Gantungan Tas & Koleksi Harian
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump















































