ParagonCrop Edukasi Konsumen soal Produk Kosmetik di Beauty Science Tech
ParagonCorp tidak hanya sekadar ingin meningkatkan kualitas produk, melainkan ingin para konsumennya agar bisa berpikir kritis. Oleh sebab itu, ParagonCorp resmi membuka Beauty Science Tech 2024 yang digelar mulai Kamis (28/11) hingga Minggu (1/12) di Main Atrium Senayan City, Jakarta.
Acara ini untuk memperlihatkan berbagai teknologi dan juga inovasi yang dikembangkan dalam setiap produk yang berada di bawah nauangan ParagonCorp.
Masstige and Advanced Beauty Marketing Senior Group Head ParagonCorp Stephanie Lie mengatakan latar belakang diadakan Beauty Science Tech yakni karena peningkatan tren kecantikan melalui platform digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di digital itu sekarang yang sangat mendominasi itu kebanyakan membahasnya itu adalah hal-hal menjual yang ingin membuat orang beli. Tapi karena dunia digital itu komunikasinya waktunya semakin pendek, seringkali yang dibahas itu cuman sedikit hal yang diketahui oleh para pembeli," ujar Stephanie di Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Menanggapi tren produk kecantikan yang dipasarkan melalui konten singkat di platform digital tersebut, Stephanie mengaku produk kecantikan yang digunakan sehari-hari itu melewati proses sangat panjang.
Tak terkecuali dengan ParagonCorp yang selalu mengedepankan kualitas produk, sehingga melewati proses yang kompleks karena melibatkan berbagai teknologi dan pemilihan bahan baku secara ketat.
Itulah mengapa, ia mengatakan sulit untuk mengomunikasikan seluruh prosesnya melalui digital yang serba cepat itu. Alhasil, gelaran event ini menjadi sarana untuk mengedukasi konsumen terkait produk kecantikan yang mereka gunakan sehari-hari.
"Alangkah baiknya kalau semakin besar industrinya itu, semua orang pun semakin teredukasi. Kita membuat acara ini tuh supaya semua orang bisa melihat gitu loh bahwa untuk membuat produk beauty itu bukan cuma sekedar cantik, jualan, cantik, jualan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Stephanie menyoroti tujuan Beauty Science Tech ini untuk menunjukkan jika dunia kecantikan turut melibatkan sains dan teknologi. Jadi, tidak semudah yang orang-orang bayangkan untuk membuatnya.
Stephanie juga membeberkan berbagai brand Paragon yang hadir di event ini seperti Wardah, Make Over, OMG, Kahf, Labore, Emina, dan masih banyak lainnya. Selain itu, ia juga menyebutkan enam zona imersif yang bisa memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung.
"Dari beauty, decorative, skincare, man, sampe personal care dan wellness juga ada. Dan di sini kita punya 6 zona," ujar Stephanie.
Kemudian, ia menyebutkan beberapa teknologi sains yang hadir seperti Neuroscience, Microbiome, dan Skin Genomics. Bahkan, pengunjung juga bisa mencoba Ifinite Beauty Studio, Brotherhood Innovation Lab, Robo Sun, dan beberapa tes lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Deputy CEO of ParagonCorp dr. Sari Chairunnisa, Sp. DVE., FINSDV turut membagikan cara ParagonCorp untuk selalu update dengan tren yang ada di market dan beradaptasi menyesuaikan kebutuhan hyper segmented consumer di Indonesia.
"Konsumer bisa kirim DM, bisa komen, bisa mention, bisa bikin video, itu semua kita olah atau istilahnya digital listening. Kita juga melakukan FGD (Focus Group Discussion), atau kolaborasi dengan influencer dan lain-lain. Itu semua kita ramu karena Alhamdulillah Paragon punya hulur ke hilirnya," ujarnya.
dr. Sari mengatakan ParagonCorp tidak sekadar membuat produk saja. Melainkan, memastikan produk tersebut harus inovatif, jadi solusi untuk konsumer, meningkatkan kepercayaan diri, dan bertanggung jawab ke lingkungan. Dengan demikian, ParagonCorp melakukan beberapa basic science research yang bertujuan memenuhi kebutuhan konsumen secara saintifik.
Sementara itu, Artfluencer Erika Richardo menjadi salah satu partner yang berkolaborasi dengan ParagonCorp di Beauty Science Tech 2024. Erika yang diketahui pandai di bidang seni, menghadirkan lukisan bunga anggrek dari produk bekas Paragon. Alasan ia menggambar bunga anggrek, karena bunga tersebut dari Indonesia, sama seperti produk Paragon yang juga dari Indonesia.
"Dari warna-warnanya yang vibrant, aku pengen gambarin bahwa Paragon ini bisa menjadi satu company yang memberikan kehangatan bagi perempuan di luar sana, bagi mungkin sekarang udah laki-laki juga ya, menggunakan skincare. Dari sini ngebuktiin bahwa art, technology, dan juga sustainability bisa berkolaborasi," ungkap Erika.
Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri oleh EVP & CMO of ParagonCorp Amalia Sarah Santi, Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza, Deputy CEO of Paragoncorp dr. Sari Chairunnisa, Sp. DVE., FINSDV, dan Masstige and Advanced Beauty Marketing Senior Group Head ParagonCorp Stephanie Lie. Selain itu, hadir pula Principal Analyst, Beauty & Personal Care, South APAC, Mintel Kinshen Chen, Artfluencer Erika Richardo, serta jajaran tamu penting lainnya dan rekan-rekan media.
(akn/ega)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan











































