Kekurangan Kolagen Memicu Jerawat hingga Pori-Pori Besar
Kolagen merupakan protein penting yang membentuk jaringan kulit. Selain memberi kekuatan dan elastisitas pada kulit, kolagen juga berperan penting dalam menjaga kelembapan, mempercepat regenerasi sel, dan memperbaiki jaringan yang rusak.
Dijelaskan oleh dr. Aileen Seto, masalah kulit bisa terjadi karena kekurangan kolagen, mulai dari jerawat hingga pori-pori besar. Kolagen pun berkaitan erat dengan kekuatan skin barrier pada kulit.
Baca juga: Tren Perawatan Baru Kolagen untuk Awet Muda |
"Jerawat bisa muncul karena skin barrier rusak. Jadi skin barrier-nya dulu yang diperbaiki dengan cara memperkuat kolagennya," ungkap dr. Aileen dalam acara Collagen Remodelling di klinik kecantikan miliknya Aestheglow, di Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Begitu juga dengan pori-pori wajah yang besar berkaitan dengan kekurangan kolagen.Saat kolagen berkurang, kulit kehilangan kekencangan yang menyebabkan pori-pori melebar sehingga minyak dan kotoran mudah tersumbat. Pada akhirnya, jerawat bisa muncul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ternyata pori-pori besar bukan hanya karena kerusakan kulit akibat jerawat, tapi juga karena kolagennya yang kurang," jelas praktisi kecantikan tersebut.
dr. Aileen yang juga sempat menjadi pejuang jerawat menambahkan bahwa dia dulu memiliki pori-pori besar karena jerawat sehingga ketergantungan dengan obat jerawat dengan kandungan retinoid. Bahan tersebut yang ternyata membuat pori-porinya membesar.
"Mau dikikis seperti apapun, pori-porinya tidak bisa mengecil. Jadi saya belajar, ternyata kolagen penting untuk membuat pori-pori bisa mengecil," akunya.
dr. Aileen menawarkan perawatan estetika yang disebutnya sebagai 'collagen remodelling'. Sejumlah masalah kulit bisa diatasi ketika kondisi dan produksi kolagen membaik.
"Di klinik ini fokus pada collagen remodeling. Apa itu collagen remodelling? Jadi saat ini adalah era functional aesthetic medicine jadi tidak cuma kecantikan saja, namun juga fokus memperbaiki sel dari dalam, yakni kolagen kulit kita," ungkap dr. Aileen.
Beragam prosedur kecantikan seperti microneedling, laser atau terapi radiofrekuensi hingga suntik kolagen di-mix sesuai kebutuhan kulit. Gabungan prosedur tersebut dapatmerangsang produksi kolagen secara intensif untuk kulit lebih kencang, mengurangi jerawat, dan memperkecil pori-pori.
(kik/kik)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh











































