Tren Toner Air Beras Buatan Rumah Diklaim Baik untuk Kulit, Ini Pendapat Pakar
Dalam beberapa tahun terakhir, toner air beras populer di dunia kecantikan sebagai alternatif skincare yang alami. Tren ini tak terlepas dari peran influencer kecantikan dan gaya hidup yang mempopulerkannya di media sosial.
Toner air beras diklaim aman bagi kulit, mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang dipercaya dapat melembapkan hingga mencerahkan kulit. Proses pembuatannya pun mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah.
Dari berbagai tutorial di TikTok, cukup rendam beras dalam air selama beberapa jam, saring, dan toner siap digunakan. Cara pemakaiannya juga praktis, setelah membersihkan wajah, tuangkan toner ke kapas dan usapkan ke seluruh wajah. Bisa juga menggunakannya sebagai semprotan penyegar di siang hari untuk memberi kelembapan tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tren toner air beras buatan rumah masih jadi kontroversi. Tak sedikit dokter kulit mempertanyakan keamanannya bagi kulit, karena proses pembuatannya kurang higienis, sehingga justru bisa menimbulkan iritasi hingga infeksi bakteri.
"Toner air beras buatan rumah berpotensi menampung bakteri dan jamur. Jika menyimpannya untuk fermentasi, bisa berisiko terjadinya kontaminasi silang yang sangat besar. Mendorong pertumbuhan bakteri dan jamur," jelas dokter kulit Dr. Alpana Mohta, seperti dikutip dari dralpana.com.
Selain itu jika mengusapkan air beras terlalu banyak akan menciptakan habitat yang terlalu lembap dan kondusif bagi pertumbuhan jamur. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi pitirosporum folliculitis atau jerawat akibat pertumbuhan jamur yang berlebihan.
Dr. Alpana juga menerangkan, meskipun beberapa penelitian menyoroti khasiat air beras untuk penuaan dan melembapkan kulit, hanya ada sedikit bukti klinis yang mendukung efektivitasnya. Sebagian besar manfaat yang dirasakan pun hanya bersifat anekdot dan tidak memiliki validasi ilmiah.
"Berbeda dengan air beras yang dibuat di laboratorium dalam kondisi terkendali, air beras buatan sendiri mengandung begitu banyak senyawa organik, beberapa di antaranya dapat bertindak sebagai antigen. Akibatnya bisa timbul- dermatitis kontak atau eksim kambuh," lanjutnya.
Perawatan dengan Air Beras Sudah Dipraktekkan Sejak Zaman Dahulu
Penggunaan air beras dalam rutinitas perawatan kulit dipopulerkan oleh budaya Korea dan Jepang. Air beras diyakini mengandung senyawa bermanfaat seperti asam amino, vitamin, dan mineral yang meningkatkan kesehatan kulit.
Namun para wanita Jepang dan Korea tidak menggunakannya sebagai produk yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari perawatan kulit yang lebih luas dan personal. Toner air beras memang bisa memberikan manfaat, tetapi hanya efektif dan aman jika dibuat di lingkungan yang steril dengan menghilangkan risiko kontaminasi bakteri serta jamur.
(hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh











































