Klinik Kecantikan Didenda, Hasut Wanita Oplas Supaya Dapat Suami Kaya
Sebuah klinik kecantikan di China didenda puluhan juta rupiah karena memicu kecemasan wanita terhadap penampilannya. Klinik tersebut menggunakan iklan provokatif yang mendorong wanita ingin melakukan operasi plastik karena menganggap wajahnya tak cukup cantik.
Klinik berbasis di Shanghai, China, ini terkenal karena 'menghasut' lewat iklan yang menyatakan bahwa operasi plastik akan meningkatkan peluang mereka untuk 'menikah dengan pria kaya'. Seperti dikutip dari South China Morning Post, otoritas setempat mengenakan denda sebesar USD4,200 atau sekitar Rp 66 juta karena telah menimbulkan 'kecemasan terhadap penampilan'.
Denda tersebut juga dikenakan karena melanggar nilai-nilai sosial yang sehat. Penerapannya telah menghidupkan kembali diskusi tentang wanita yang memanfaatkan penampilan mereka dan melanggengkan ide pernikahan sebagai 'alat' untuk menaikkan status sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klinik yang dimaksud merupakan bagian dari perusahaan bernama Gene Beauty Biogenetic Engineering Co Ltd. Sejak 2021, perusahaan ini mempromosikan prosedur bedah kosmetik yang diberi nama 'Reborn Beauty' di sejumlah platform media sosial.
Prosedur ini, yang kabarnya menggunakan teknologi yang dipatenkan, dipasarkan sebagai solusi anti-penuaan yang aman. Strategi pemasaran mereka mengaitkan hasil bedah kosmetik dengan penampilan yang terlihat mewah sehingga bisa menikah dengan orang kaya.
"Jika Anda ingin menikah, menikahlah dengan orang kaya. Jika Anda ingin menjadi cantik, jadilah cantik luar biasa," ujar iklan tersebut.
Menurut National Enterprise Credit Information Publicity System, Administrasi Pengawasan Pasar Area Baru Pudong Shanghai mendenda perusahaan tersebut karena melanggar undang-undang periklanan, mengganggu ketertiban umum, dan melanggar etika sosial.
Pihak berwenang mengatakan iklan tersebut menciptakan 'kecemasan terhadap penampilan' dengan menghubungkan kecantikan dengan merek-merek mewah internasional dan menikah demi kekayaan.
Taktik pemasaran seperti itu mencerminkan tren sosial di mana kecantikan wanita dimonetisasi dan pernikahan dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan status sosial.
(hst/hst)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce











































