6 Penyebab Jerawat di Dahi yang Jarang Disadari
Jerawat muncul ketika kelenjar di bawah permukaan kulit tersumbat. Jerawat di dahi disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari perubahan hormonal hingga penggunaan obat-obatan.
Jerawat bisa muncul di mana saja, tapi paling sering terjadi di wajah dan bahu. Jerawat di dahi berkembang ketika kelenjar tepat di bawah kulit dahi tersumbat oleh sebum (minyak), bakteri, atau sel kulit mati.
Meskipun tidak menimbulkan risiko kesehatan yang serius, jerawat tetap menyebabkan ketidaknyamanan. Jerawat di dahi bisa membuat frustrasi, namun ada banyak pilihan pengobatan yang efektif, termasuk pengobatan rumahan dan obat-obatan yang dijual bebas serta obat resep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jerawat di Dahi Disebabkan Oleh Apa?
Jerawat di dahi memiliki kemungkinan penyebab yang sama dengan jerawat yang muncul di bagian tubuh lain. Jerawat berkembang ketika kelenjar sebaceous, yang menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum, tersumbat oleh sebum berlebih atau kotoran lain seperti bakteri dan sel kulit mati.
Jerawat di dahi Foto: Getty Images/pepifoto |
Faktor-faktor yang meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat di dahi meliputi:
1. Perubahan Hormonal
Jerawat sangat umum terjadi pada masa pubertas, karena kadar hormon berfluktuasi secara signifikan selama periode ini. Selain itu, peningkatan hormon seks pria, atau androgen, sering kali menyebabkan kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) membesar dan memproduksi lebih banyak minyak, sehingga menyebabkan jerawat.
2. Pengobatan
Beberapa jenis obat dapat menimbulkan efek samping jerawat. Contohnya termasuk steroid tertentu, antikonvulsan, barbiturat, atau litium.
3. Kekurangan Vitamin
Kekurangan vitamin tertentu bisa menjadi faktor penyebab jerawat di dahi. Sebuah penelitian pada tahun 2016 menemukan bahwa sekitar 50% subjek yang berjerawat mengalami kekurangan vitamin D, dibandingkan dengan hanya 23% subjek kontrol yang sehat.
4. Produk Rambut
Jerawat di dahi disebabkan oleh produk perawatan rambut. Jika memungkinkan, hindari produk berminyak seperti pomade, serta sampo dan kondisioner yang berpotensi menyebabkan iritasi.
Penting juga untuk mencuci kulit dan rambut secara teratur, serta barang-barang rumah tangga apa pun yang disentuh oleh produk perawatan rambut seperti sarung bantal dan seprai.
5. Iritasi Kulit
Jerawat di dahi seringkali disebabkan oleh iritasi kulit atau keringat yang terperangkap. Hal ini mungkin disebabkan oleh produk kosmetik, seperti riasan, atau pakaian dan aksesori ketat, seperti topi, pelindung mata, atau ikat kepala.
6. Jenis kulit
Beberapa orang memiliki pori-pori yang lebih besar dan atau produksi minyak berlebih di area T-zone kulit, termasuk dahi. Hal inilah yang menjadi pemicu jerawat di dahi.
Jerawat di dahi dapat mengganggu penampilan dan bisa dipengaruhi oleh kombinasi faktor di atas. Perawatan dan pencegahan yang tepat dapat membantu mengatasi jerawat di dahi.
(kik/kik)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
8 Skincare untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya
Hanya 23% Orang Indonesia Pakai Sunscreen, Ini Fakta yang Bikin Menyesal
Diskon hingga 90% di Central Park, Bazaar Sociolla Diserbu Jelang Lebaran
Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti-Aging di Usia 20-an
7 Rekomendasi Sunscreen Multifungsi yang Bisa Mencerahkan
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
Baju Lebaran 2026
Viral! Tren Baju Lebaran Gamis 'Bini Orang' yang Kontroversial, Ini Asal-usulnya
Ramalan Zodiak 28 Februari: Aries Jangan Menentang, Taurus Kontrol Emosi
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!












































