ADVERTISEMENT

Viral Maskeran Pakai Darah Mens Bikin Wajah Kinclong, Pakar Ungkap Bahayanya

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Minggu, 25 Sep 2022 21:01 WIB
Ilustrasi pembalut Ilustrasi darah menstruasi. Foto: Istock
Jakarta -

TikTok jadi salah satu platform untuk berbagi banyak tips kecantikan dan kesehatan. Terbaru, ramai tips memakai masker wajah dari darah menstruasi yang diklaim membuat wajah mulus dan glowing.

Tren memakai darah menstruasi sebagai masker perawatan wajah ini sempat trending dengan tagar #periodbloodfacemask. Hingga saat ini, unggahan video disertai tulisan tagar tersebut sudah dilihat total 3,5 juta kali.

TikTokers mengaku sudah mencoba tips ini dan mengatakan bahwa kulit wajah mereka jadi lebih cantik serta sehat. Bahkan ada yang menyatakan kulitnya tidak pernah sebagus itu sebelum memakai masker darah haid.

@mikay.fer no filter? 🫣 #bloodmask ♬ som original - harakiri.

Darah menstruasi diklaim mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk kecantikan kulit. Sebab dalam darah itu terdapat stem cell dan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk dapat tumbuh di dalam rahim. Oleh karena itu diyakini bahwa darah mens juga berkhasiat bagi tubuh dan kulit.

Cara memakai masker dari darah mens juga berseliweran di TikTok. Hanya cukup dengan mengumpulkan darah yang keluar ketika menstruasi, langsung dioleskan ke seluruh wajah dan tunggu beberapa menit sebelum dibilas dengan air.

Amankah Memakai Darah Mens di Wajah?

Ide memakai darah mens sebagai masker wajah ditanggapi skeptis oleh dokter spesialis kulit. Joyce Park, M.D., dermatologist asal Amerika Serikat, menilai bahwa darah mens tidak memiliki manfaat apapun bagi kulit. Klaim bahwa darah mens bisa membuat kulit mulus dan berkilau pun belum didukung penelitian yang kredibel.

"Ini bukan ide yang baik bagi kulit untuk berbagai alasan. Darah menstruasi terdiri dari campuran sel-sel kulit epitel dari dinding rahim, sel-sel darah putih, dan sel-sel darah merah," jelas Joyce, seperti dikutip dari Shape.

Dokter kulit Gary Goldenberg, M.D., menambahkan, "Belum ada bukti ilmiah bahwa menggunakan darah secara utuh -baik itu dari darah mens atau darah lainnya- bisa memberikan manfaat kecantikan. Malah, sel darah merah cenderung memicu peradangan dan bisa membuat kondisi kulit bertambah parah."

Oleh karena itu para dokter ahli menyarankan agar tidak coba-coba memakai darah mens sebagai masker. Tak peduli sebagus apa klaim yang diungkapkan para bintang TikTok.

"Darah sangat mudah terkontaminasi mikroba, misalnya bakteri atau jamur, dan itu bisa menyebar ke kulit. Kalau kamu punya penyakit infeksi seks menular, juga bisa menyebar ke kulit wajah karena memakai darah mens yang sudah terkontaminasi," tegas Joyce.

Lebih lanjut, darah mens bukanlah produk steril yang bisa menyebarkan kuman, sehingga berpotensi menyebabkan infeksi. Berbeda dengan facial vampir, di mana darah yang telah diambil diproses sedemikian rupa dengan alat khusus dan steril hingga menghasilkan serum yang aman untuk diaplikasikan ke wajah.

"Tentu saja saya tidak merekomendasikan mengoles darah mens ke wajah. Darah ini kan tidak disterilkan dan mungkin mengandung bakteri atau virus yang bisa memicu infeksi," pungkas Joshua Zeichner, M.D., direktur kosmetik dan riset klinik dari Rumah Sakit Mount Sinai, California, AS.



Simak Video "Hailey Bieber Ungkap Idap Kista Ovarium Sebesar Buah Apel"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)