Viral Kontroversi Tren Baru China Putuskan Saraf Kaki Demi Betis Goals

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 26 Mei 2021 12:00 WIB
Tren kecantikan ekstrim yang viral di China Foto: Oddity Central
Jakarta -

Standar kecantikan yang melekat di masyarakat telah membuat tak sedikit orang yang rela menjalani beragam prosedur demi bisa terlihat cantik. Sekalipun harus mengorbankan kesehatan, tampaknya hal itu tidak menjadi penghambat bagi beberapa orang demi memiliki wajah dan tubuh yang ideal.

Belakangan ini muncul tren kecantikan baru di Tiongkok, China yang cukup mengejutkan. Tren kecantikan ekstrem itu mewajibkan para pengikutnya untuk memutuskan salah satu saraf di kaki mereka agar betisnya bisa tampak lebih ramping.

Seperti dikutip dari Oddity Central, tren kecantikan ekstrim itu disebut 'calf blocking' atau 'pemblokiran betis'. Tren tersebut membuat para wanita muda dan sehat memotong bagian saraf kaki mereka yang dianggap 'kurang penting' secara permanen. Dengan demikian betis mereka digadang-gadang bisa terlihat menjadi lebih ramping dan tegak.

Tren kecantikan ekstrim yang viral di ChinaTren kecantikan ekstrim yang viral di China Foto: Oddity Central

Menurut wakil direktur bedah sendi dan kedokteran olahraga di Affiliated Hospital 3 of Southern Medical University, Dr. Zeng Chun, tren kecantikan itu cukup berbahaya bagi kesehatan. Dirinya bahkan terkejut saat mengetahui para wanita mau memotong saraf kaki mereka secara sengaja.

"Pasien dengan cedera saraf dan atrofi otot betis mengalami rasa sakit yang terus-menerus, dan sangat ingin menemukan cara untuk pulih. Saya tidak menyangka ada orang sehat yang secara sadar merusak saraf mereka," kata Dr. Zeng.

Dokter Zeng juga menjelaskan bahwa tidak ada yang namanya saraf kurang penting. Sekali saraf tersebut rusak, maka tidak akan pernah pulih sepenuhnya seperti semula.

Salah seorang wanita yang mengaku telah menjalani prosedur 'calf blocking' menceritakan pengalamannya dalam situs Good Doctor Online. Dia mengatakan bahwa dua bulan setelah operasi dirinya tak bisa berjalan dengan benar, kaki bagian bawahnya selalu mati rasa dan dirinya tak bisa berdiri. Sang wanita kemudian mulai merasa khawatir dan bertanya kepada dokter melalui situs informasi kesehatan online di China itu.

Tren kecantikan yang tengah viral di China ini tentunya mengundang beragam kontroversi. Tak sedikit yang menyalahkan influencer yang mempromosikan tren tersebut dan juga para wanta yang mau mengikutinya.

(vio/vio)