6 Perawatan Menghilangkan Bekas Jerawat Terbaik

Annissa Kamila - wolipop Kamis, 18 Mar 2021 10:16 WIB
7 Makanan untuk Atasi Noda Hitam Bekas Jerawat Perawatan menghilangkan bekas jerawat. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Wajah mulus menjadi dambaan banyak wanita. Namun harapan ini kadang tak sejalan dengan kenyataan. Ada saja penghalang seperti munculnya bekas jerawat. Untungnya kini ada berbagai cara untuk mengatasi masalah itu. Mau tahu apa saja perawatan menghilangkan bekas jerawat?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perawatan menghilangkan bekas jerawat, kamu perlu mentahui jenis-jenis jerawat terlebih dahulu untuk memudahkan kamu memilih metode yang tepat. Beberapa bekas jerawat tidak dapat hanya diatasi dengan krim jerawat saja.

Berikut jenis-jenis bekas jerawat:

1. Bekas jerawat atrofi

Bekas jerawat atrofi adalah bekas jerawat yang timbul karena adanya jaringan yang hilang dan mengakibatkan bekas luka cekung pada wajah. Hal ini terjadi karena kolagen tidak cukup dibuat saat luka sedang dalam penyembuhan. Ada tiga jenis bekas luka atrofi, yaitu:

Boxcar adalah bekas jerawat lebar yang berbentuk U dengan tepi yang tajam. Semakin dangkal bekas jerawat tersebut, semakin baik responnya saat mendapat perawatan menghilangkan bekas jerawat.


Ice pick adalah bekas jerawat berbentuk V yang sempit dan bisa masuk jauh ke dalam kulit. Bekas jerawat ini kadang terlihat seperti lubang bulat atau oval kecil seperti bekas luka cacar air. Dan bekas jerawat ini yang paling sulit untuk diobati karena dapat meluas jauh di bawah permukaan kulit.
Rolling adalah bekas jerawat lebar yang pada umumnya memiliki tepi bulat, tidak teratur dan berputar.

2. Bekas jerawat hipertrofik

Bekas jerawat hipertrofik biasanya ada di daerah dada dan punggung. Masalah bekas jerawat ini disebabkan oleh terlalu banyak kolagen saat jerawat melalui proses penyembuhan.

3. Dark spot

Dark spot atau noda gelap di wajah adalah perubahan warna yang tertinggal setelah jerawat hilang. Dark spot ini biasanya berwarna ungu, merah, atau coklat dan akan memudar selama beberapa bulan dengan sendirinya.

Berbagai jenis bekas jerawat yang sudah dijelaskan di atas membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Dan beberapa jenis bekas jerawat perlu ditangi oleh bantuan profesional, dalam hal ini dokter kulit atau klinik kecantikan yang terakreditasi.

Sebelum membuat janji dengan dokter atau klinik kecantikan, kamu perlu tahu terlebih dahulu apa saja jenis perawatan menghilangkan bekas jerawat yang ada.

Berikut ini beberapa jenis perawatan menghilangkan bekas jerawat:

1. Dermabrasi

Dermabrasi adalah termasuk salah satu perawatan yang paling efektif dan umum untuk bekas luka wajah. Perawatan ini menggunakan alat yang bisa mengelupas lapisan atas kulit lebih dalam.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat dermabrasi ini paling baik untuk: boxcar, bekas jerawat lebar yang berbentuk U dengan tepi yang tajam dan bekas jerawat lebar. Perawatan ini bisa juga untuk menyamarkan bekas jerawat yang dalam.

2. Peeling

Peeling adalah perawatan menghilangkan bekas jerawat menggunakan asam kuat untuk mengangkat lapisan atas kulit sehingga mengurangi bekas jerawat yang lebih dalam. Ada banyak jenis peeling dengan bahan kimia, jadi sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan klinik yang akan kamu datangi untuk mengetahui penanganan yang mana yang tepat untuk kamu.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat dengan peeling paling baik untuk: semua jenis bekas jerawat dan sering digunakan untuk bekas jerawat yang lebih dalam.

3. Laser

Mirip seperti dermabrasi dan peeling, laser dapat mengelupaskan lapisan atas kulit. Perawatan ini biasanya memiliki waktu penyembuhan yang lebih cepat daripada perawatan jerawat lainnya. Namun perawatan laser ini bukan pilihan yang tepat untuk siapa saja, khususnya buat kamu yang masih berjerawat.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat dengan laser paling baik untuk: semua bekas jerawat dan mendapatkan warna kulit lebih cerah.

4. Filler

Filler dapat digunakan untuk mengisi bekas jerawat dan membantu meratakan kulit. Filler disuntikkan di bawah permukaan kulit untuk membantu mengangkat dan menghaluskan bekas jerawat yang sangat dalam. Sebagian besar filler wajah bertahan antara 6 dan 18 bulan sebelum perlu diulang, tetapi ada juga yang permanen.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat dengan filler paling baik: bekas jerawat lebar yang berbentuk U dengan jumlah sedikit dan bekas jerawat lebar.

5. Microneedling

Perawatan bekas jerawat microneedling menggunakan rol bertabur jarum atau pena genggam yang dipaparkan ke area bekas jerawat. Kulit akan sengaja dilukai dan setelah sembuh, akan terbentuk kolagen. Ada bukti yang menunjukkan bahwa microneedling membantu mengurangi kedalaman bekas jerawat, tetapi perawatan ini bisa memakan waktu hingga 9 bulan untuk melihat perubahannya berdasarkan American Academy of Dermatology. Microneedling adalah jenis perawatan aman yang cocok untuk semua warna kulit.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat microneedling paling baik: untuk semua jenis bekas jerawat atrofi.

6. Suntikan

Ada beberapa obat yang dapat disuntikkan ke bekas jerawat untuk membantu melembutkan dan meratakannya termasuk kortikosteroid dan obat kemoterapi fluorouracil (5-FU) serta interferon. Suntikan biasanya dilakukan dalam satu rangkaian, satu suntikan setiap beberapa minggu.

Perawatan menghilangkan bekas jerawat suntik paling baik: untuk bekas jerawat yang timbul.

Itulah enam perawatan menghilangkan bekas jerawat yang bisa dilakukan di klinik kecantikan terpercaya. Apapun pilihannya, pastikan kamu memilih klinik kecantikan yang memang memiliki rekam jejak baik dan akreditasi terpercaya. Ingat jangan sampai malah kamu jadi korban klinik kecantikan abal-abal dan membuat wajah semakin rusak.



Simak Video "Solusi Mengatasi Jerawat Membandel Akibat Penggunaan Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)