Dokter Bedah Plastik Meninggal, Tertular Corona dari Pasien Saat Filler Bibir

Hestianingsih - wolipop Selasa, 19 Jan 2021 08:30 WIB
Dr. Payman Simoni. Dr. Payman Simoni. Foto: Instagram/@simoniplastic
Hollywood -

Seorang dokter bedah plastik ternama meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19. Dr. Payman Simoni terpapar virus Corona setelah menyuntikkan filler ke bibir pasien.

Dr. Payman Simoni menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (15/01/2021) di usia 50 tahun. Seperti diberitakan People, ia tertular COVID-19 dari salah satu pasiennya.

Spesialis bedah kosmetik langganan selebriti itu dikatakan memakai masker ketika melakukan suntik filler kepada salah satu pasien wanita. Dia juga mengikuti protokol kesehatan. Sebelum menjalani prosedur, pasien juga dicek suhu tubuh.

Namun beberapa hari setelah suntik filler, pasiennya itu menghubungi kantor Dr. Payman, memberitahukan bahwa dia positif COVID-19. Pernah kontak dekat dengan pasien, Dr. Payman langsung karantina diri tapi tak lama setelah itu ia dilarikan ke Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles, dan harus dipasangi ventilator karena gejalanya memburuk.

Begitu masuk rumah sakit kondisi Dr. Payman mengalami perburukan. Tak lama dia berada dalam kondisi koma sebelum akhirnya meninggal dunia akibat pendarahan otak.

Katy Amiri-Younesi, salah satu teman keluarganya, mengaku syok dengan kabar duka tersebut. Pasalnya Dr. Payman memiliki fisik yang sehat.

"Syok karena dia sangat sehat. Dia seorang dokter, saya meneleponnya ketika saya kena COVID. Dia menginstruksikan apa yang harus saya lakukan," kata Katy.

Dr. Payman Simoni merupakan salah satu dari 5 spesialis bedah plastik top di Hollywood. Dia mengantongi sertifikat sebagai ahli operasi plastik wajah yang mendalami teknik rhinoplasty atau rekonstruksi hidung.

(hst/hst)