Mau Cantik Berakhir Miris, Wajah Wanita Ini Lumpuh setelah Suntik Filler

Hestianingsih - wolipop Kamis, 01 Okt 2020 11:25 WIB
Beautiful woman gets an injection in her lips. Ilustrasi wanita suntik filler. Foto: Thinkstock
Hangzhou -

Mau cantik malah berakhir miris. Sungguh sial nasib wanita asal China ini. Zhao, berniat mempercantik wajahnya dengan suntik filler, namun ia malah mengalami kelumpuhan.

Pada 12 September 2020, Zhao datang ke klinik kecantikan untuk suntik filler agar kerutan di wajahnya tersamarkan. Prosedur ini sebenarnya sudah rutin dia lakukan. Namun pada kunjungan terakhir, suntik filler tidak berhasil dengan baik.

Satu minggu setelah suntik filler, wanita asal Hangzhou City, Provinsi Zhejiang ini terbangun dengan wajah sebelah kiri lumpuh. Mulutnya miring, sebelah alisnya mengkerut dan mulut serta mata kirinya tidak bisa menutup dengan sempurna.

Zhao pun kesulitan mengunyah makanan dengan benar dan harus minum pakai sedotan karena kondisinya tersebut. Mirisnya lagi, dokter khawatir kalau kelumpuhan pada wajahnya akan permanen.

"Setiap hari saya melihat pantulan wajah di cermin dengan ekspresi yang membuat saya ingin mati saja rasanya," kata Zhao, seperti dikutip dari Oddity Central.

Wanita 29 tahun ini didiagnosa mengalami kelumpuhan pada syaraf wajah, yang dikenal dengan kondisi lumpuh wajah. Dokter yang memeriksanya tidak bisa menjamin berapa lama dibutuhkan waktu untuk wajahnya kembali normal.

Wanita di China lumpuh sebelah di wajah setelah suntik filler.Wanita di China lumpuh sebelah di wajah setelah suntik filler. Foto: Dok. GMW via Oddity Central

Proses pemulihan bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun, bahkan kemungkinan wajahnya akan tetap seperti itu selamanya.

Kepada media, Zhao menuturkan bahwa dia merupakan pelanggan yang rutin ke klinik tersebut untuk suntik filler. Tapi entah kenapa pada kunjungan terakhirnya, ia ditangani oleh dua dokter. Salah satunya tidak pernah dijumpai Zhao sebelumnya.

Setelah mengajukan komplain, pihak klinik meyakinkan bahwa dokter baru itulah yang akan bertanggungjawab membetulkan kembali wajahnya. Namun tidak juga terjadi kesepakatan tentang jumlah kompensasi yang harus diberikan. Zhao pun terpaksa mengajukan tuntutan hukum.

Sementara itu juru bicara klinik kecantikan tersebut mengatakan hasil diagnosa medis tidak menyebutkan suntik filler sebagai penyebab kelumpuhan pada wajahnya. Hal itulah yang membuat klinik menolak membayar ganti rugi.

Kini komplain Zhao sudah dimasukkan ke pengadilan dan keputusannya akan segera ditentukan. Apakah Zhao bisa mendapat kompensasi sesuai yang diinginkan atau justru kalah melawan pihak klinik yang tak disebutkan namanya itu?

(hst/hst)