Pekerjaan Make Up Artist Redup Saat Pandemi? Ini Solusi dari Expert

Angga Laraspati - wolipop Kamis, 27 Agu 2020 20:32 WIB
make up Foto: shutterstock
Jakarta -

Sebelum pandemi menyerang Indonesia, jasa Make Up Artist (MUA) sering dipakai. Bagaimana tidak, setiap gelaran pernikahan pasti memerlukan MUA. Namun di masa pandemi kali ini, berbagai sektor mulai terkena dampak salah satunya adalah profesi MUA. Profesi MUA mengalami penurunan permintaan akibat banyak klien yang mengundur acara pernikahannya akibat pemberlakuan masa PSBB.

Tetapi, hal tersebut tidak membuat 2 make up artist Allyssa Hawadi dan Fauzia Hanum berhenti untuk berkreasi. Seperti yang diutarakan oleh Allyssa, beberapa bulan saat pandemi khususnya saat PSBB yang dilakukannya adalah menambahkan engagement-nya dengan followers-nya di sosial media.

"Tapi memang dari situ banyak yang aku pelajari, seperti gimana caranya untuk survive. Justru pas PSBB itu kita kan di rumah doang, itu adalah hal yang paling tepat untuk engage ke followers kita. Jadi menurut aku itu adalah waktu optimal untuk memperkenalkan diri kita lagi dan menjual diri kita lagi," ungkap Allyssa di acara BincangShopee Super Beauty Day, Kamis (27/8/2020).

Allyssa juga mengatakan untuk menjadi seorang make up artist yang baik, ada 3 hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah kamera yang bagus, namun hal itu merupakan bonus. Kedua cobalah untuk mem-posting video hasil make up, karena banyak dari perempuan yang ingin melihat video hasil make agar terlihat lebih natural.

"Kalau yang ketiga itu attitude, karena word of mouth itu adalah marketing yang paling baik. Jadi biasakan setiap ketemu klien itu nice dan attitude-nya bagus jadi nanti akan dicari sama orang. Kalau pengantin itu yang paling dicari itu MUA karena ini vendor yang paling krusial. Jadi hati-hati sama attitude karena word of mouth karena itu yang paling penting," ujar Allyssa.

Senada dengan Alyssa, Hanum pun mengatakan selama masa PSBB yang lalu, dirinya memanfaatkanya untuk lebih menambahkan engagement ke followers-nya. Menurutnya, saat ini online portofolio menjadi hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang MUA.

"Buat zaman sekarang itu (portofolio online) sangat penting sih ya karena orang itu kenalnya lewat online. Buat yang baru (mau jadi MUA) latihan terus, dan rajin-rajin posting sih karena engagement dengan followers itu harus didapat. Tapi jangan lupa juga attitude, jadi percuma kalo portofolio online bagus tapi attitude nggak baik, gimana mau dapet job," tutur Hanum.

Mereka berdua pun juga mengatakan untuk tetap memperoleh engagement dari followers-nya, harus melakukan suatu hal yang unik dan juga mudah diingat. Seperti yang dilakukan oleh Hanum yang berencana untuk melakukan makeup video menjadi Sailormoon.

"Berencana mau make up video jadi Sailormoon, dan itu harus nyari wignya kan. Ternyata di Shopee tuh ada, jadi kalo misalkan belanja di Shopee itu bisa nemuin apa aja. Tinggal cari keywordnya udah deh dapet," tutur Hanum.

Shopee pun mendukung para make up artist untuk tetap bertahan di masa pandemi kali ini lewat program Shopee Super Beauty Day 9.9. Di momen ini, para MUA bisa mendapatkan produk-produk make up merek-merek ternama yang dijual dengan harga miring.



Simak Video "Shopaholic! Habis Nyoblos Bisa Dapat Promo Belanja Menarik"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)