Pakar Ungkap Model Potongan Rambut yang Paling Aman Cegah Penularan Corona

Hestianingsih - wolipop Rabu, 17 Jun 2020 17:11 WIB
Setelah tutup selama 3 bulan, sektor usaha salon dan barbershop akan kembali dibuka pada 15 Juni nanti. Hal tersebut disambut dengan suka cita oleh para pengusaha salon, salah satunya Salon Alfons di Jakarta Selatan. Ilustrasi wanita potong rambut di salon memakai masker. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gaya bob disebut-sebut akan jadi model potongan rambut yang direkomendasikan para hair stylist di masa pandemi virus Corona. Bob pendek dinilai sebagai gaya rambut paling ideal untuk meminimalisir penularan COVID-19.

Pakar rambut Tim Hartley yang pernah bekerja sebagai direktur salon ternama Vidal Salssoon, mengatakan orang-orang kini perlu mempertimbangkan potong rambut dengan gaya bob pendek. Model rambut seperti ini dinilai lebih aman dan higienis bagi staf salon maupun pelanggan ketimbang rambut panjang selama pandemi virus Corona belum berakhir.

Menurutnya gaya bob pendek lebih mudah ditata dan oleh karena itu, memaksimalkan usaha orang untuk menjaga kebersihan diri. Sebab ia khawatir virus akan lebih mudah menyebar dan menempel pada rambut panjang dan bergelombang.

Jung So MinAktris Jung So Min potong rambut gaya bob pendek. Foto: istimewa


"Salon-salon sedang mencari cara bagaimana mengurangi penyebaran COVID-19 dengan tujuan menjaga lingkungan tetap aman untuk mendapatkan gaya rambut yang paling fashionable. Mengurangi aliran udara dan waktu blow-dry adalah poin pertama yang harus diperhatikan," kata hairstylist Sally-Kate Duboux, seperti dikutip dari Metro.

Federasi Rambut dan Kecantikan Nasional di Inggris (NHBF) telah mengeluarkan anjuran agar durasi penggunaan hairdryer di salon harus dibatasi untuk mengendalikan penularan virus Corona. Maka dari itu rambut bob pendek dinilai akan mempercepat proses blowdry secara signifikan daripada mengeringkan dan menata rambut panjang.

"Tipe rambut yang panjang dan tebal bisa memakan waktu hingga satu jam untuk dikeringkan, terutama jika blow dry yang mengembang dan bouncy jadi pilihan gaya kamu. Gaya rambut panjang ini sudah dihilangkan dari menu layanan di berbagai salon karena risikonya terhadap kontaminasi virus," kata Sally-Kate.

Baek Jin HeeBaek Jin Hee Foto: istimewa


Namun ada pula hairstylist yang berpendapat bahwa rambut bob pendek justru mendorong orang jadi lebih sering menyentuh wajah. Terlebih lagi apabila helaian rambut mengenai wajah dan secara tidak sadar dia mencoba merapikannya menggunakan tangan, yang mungkin terpapar virus Corona.

Tapi pakar rambut lain, Jonathan Andrews, memberikan pandangan lain. Menurutnya gaya rambut bob pendek masih lebih higienis dibandingkan rambut panjang karena kontak dengan baju dan kulit di area tubuh lebih minimal.

"Rambut bob pendek kamu tidak akan menyentuh langsung pakaian yang kamu kenakan dan apa pun yang dipakai dari leher ke bawah. Tidak seperti rambut panjang, yang masih bisa jadi masalah meskipun rambutnya diikat dan masih cukup panjang untuk bisa menyentuh baju," kata Jonathan.

Selain itu rambut pendek juga lebih mudah dan cepat dicuci ketimbang rambut panjang.

Bagaimana menurutmu?



Simak Video "Penampilan Rambut Baru Maia Estianty yang Terkesan Mewah "
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)