Sephora Pecat Ribuan Karyawan Paruh Waktu via Telepon akibat Virus Corona

Hestianingsih - wolipop Senin, 06 Apr 2020 11:15 WIB
Toko sephora di Plaza Senayan Ilustrasi toko Sephora. Foto: Hestianingsih
Jakarta -

Hanya dua minggu setelah Sephora mengumumkan penutupan semua toko di Amerika Serikat dan Kanada akibat pandemi virus corona, retailer kecantikan asal Prancis itu, kini melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 3.754 karyawan. Mirisnya, PHK dilakukan hanya melalui panggilan konferensi (conference call) karena masih dalam situasi social distancing.

Sejumlah karyawan yang di-PHK mengaku merasa kecewa dengan pemutusan secara sepihak ini. Pasalnya saat menutup toko untuk sementara beberapa waktu lalu, pihak Sephora dalam pernyataannya akan tetap membayar gaji staf penjaga toko, selama periode penutupan dari 17 Maret - 3 April 2020.

"Mereka memberitahu ada dua sambungan telepon yang berbeda. Mereka memanggil nama-nama kami dan mengumumkan bahwa kami dipecat," ujar salah satu karyawan yang tidak mau disebut namanya, seperti dikutip dari Today.


Karyawan lainnya yang juga di-PHK melalui telepon menyayangkan keputusan Sephora. Menurutnya di saat sulit seperti ini, tidak seharusnya perusahaan sebesar memecat para staf nya begitu saja.

"Bukanlah hal yang baik untuk sebuah perusahaan bernilai jutaan dolar membuang karyawan mereka seperti sampah di saat seperti ini," katanya.

Karyawan yang kena PHK imbas virus corona sebagian besar merupakan pekerja paruh waktu dan penjaga toko musiman. Sephora menyatakan keputusan ini sulit namun terpaksa diambil demi menjaga ketahanan bisnis dalam jangka panjang.

Sebagai kompensasi, karyawan yang dipecat diberikan pesangon berupa gaji satu minggu. Dihitung berdasarkan jam kerja mereka per minggu.

"Aku sedih sekali. Sephora tidak membayarkan komisi. Kami tidak menerima tips. Kami hanya dibayar USD 12 per jam. Saya dan rekan-rekan lain semuanya bekerja keras karena kami sungguh-sungguh mencintai pekerjaan ini. Fakta bahwa kami telah bekerja sepenuh hati dan mereka memecat setelah berjanji akan membantu kami selama penutupan karena virus corona ini terasa menyebalkan," tutur seorang karyawan lagi.

Selain itu PHK juga dilakukan dengan cara yang kurang berkenan di hati para karyawan.


"Direktur toko membacakan pernyataan bahwa semua pekerja paruh waktu akan diberhentikan karena Sephora tidak bisa membayar gaji selama pandemi ini berlangsung. Lalu kami semua langsung menangis dan setelah dia selesai bicara, telepon ditutup dan hanya begitu saja," kata salah satu karyawan yang sudah bekerja selama empat tahun di cabang Sephora di Dallas-Fort Worth, Texas.

Meskipun Sephora telah menawarkan bantuan untuk membuatkan rekomendasi kerja ke perusahaan lain yang mungkin masih membutuhkan tenaga tambahan, para karyawan yang kena PHK masih bingung dengan nasib mereka.

"Ketika kami berhenti kerja di toko, kami dijanjikan akan diurus dan aku bisa mendapatkan pekerjaan kami kembali saat situasinya kondusif. Aku sangat sedih. Bagaimana hidupku nanti?" pungkas karyawan lain.



Simak Video "5 Tips Aman ala dr Reisa agar Terhindar COVID-19 Saat Terima Paket"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)