Mengenal Perawatan Laser untuk Hilangkan Bekas Jerawat yang Minim Rasa Sakit

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 13 Mar 2020 15:37 WIB
ilustrasi facial laser Ilustrasi Laser untuk Menghilangkan Bekas Jerawat. Foto: dok. iStock
Jakarta -

Jerawat tak hanya mengganggu penampilan tapi sering kali meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Noda hingga bopeng karena jerawat pun menjadi salah satu masalah kulit paling umum di Indonesia.

Terkadang penggunaan krim bahkan peeling saja belum cukup untuk menghilangkannya. Menurut pakar, cara paling cepat dan efektif untuk mengatasinya adalah dengan laser. Laser dengan teknologi tercanggih pun kerap dicari untuk hasil maksimal tanpa rasa sakit dan kemerahan di kulit yang berlebihan.

Perawatan laser banyak digunakan di industri kecantikan. Tak hanya untuk bekas dan bopeng jerawat, laser juga bisa menghilangkan melasma hingga tato. Beberapa orang mungkin enggan memilihnya karena dikhawatirkan menimbulkan rasa sakit dan kemerahan. Karenanya, teknologi laser Picoway pun diperkenalkan.

"Teknologi telah berkembang dan kita menginginkan perawatan yang sangat efisien dengan komplikasi dan efek samping minim untuk pasien. Teknologi sebelumnya bisa membawa hasil tapi juga sering diasosiasikan dengan efek samping dan komplikasi. Jadi bedanya ini lebih aman dan lebih efisien," jelas Dr. Firas Al-Niami MSc, MRCP, EBDV selaku pakar laser dari Inggris.

Dalam acara yang diadakan di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020) tersebut, dijelaskan pula bahwa laser ini memiliki 'picoseconds technology' yang punya kemampuan tembakan 1/1 triliun detik. Artinya pasien akan mendapati minimal rasa sakit dan kemerahan. Dikatakan jika laser Picoway merupakan yang tercanggih di Indonesia dengan 'down time' (waktu efek samping) hanya dua hari.

Dr. Firas mengungkap ada tiga manfaat utama laser tersebut, yakni menghilangkan tato, mengatasi masalah pigmentasi, dan rejuvinasi kulit. Dikatakan jika salah satu yang paling sering digunakan di Indonesia adalah untuk memudarkan bekas jerawat dan bintik-bintik di wajah hingga melasma. Untuk masalah ini, Dr. Firas pun membedakannya dengan laser fractional yang lebih dulu populer.

"Fractional biasanya aku gunakan untuk masalah ringan pada musim dingin dengan waktu down time kurang lebih seminggu. Tapi biasanya orang tidak mau mengurung diri di rumah hanya karena perawatan wajah," katanya.

Untuk masalah pigmentasi dan bekas jerawat disarankan untuk melakulannya selama tiga hingga enam kali dengan jarak satu bulan, tergantung kondisi kulit. Sedangkan jika hanya untuk rejuvinasi agar kulit awet muda, laser Picoway bisa diterapkan satu atau dua kali dalam jangka waktu enam bulan.

Laser Picoway sendiri sudah bisa ditemukan di sejumlah klinik di Jakarta. Umumnya perawatan tersebut bisa didapatkan dengan harga Rp 7,5 juta hingga di atas Rp 15 jutaan.




Simak Video "Belajar dari 'Kimbab Family': Konten YouTube Positif Bareng Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)