Gara-gara Virus Corona, Hand Sanitizer Mewah Rp 500 Ribuan Ludes Terjual

Hestianingsih - wolipop Senin, 09 Mar 2020 17:36 WIB
Byredo Hand sanitizer high end dari Byredo. Foto: dok. Byredo
Jakarta -

Virus Corona membuat hand sanitizer menjadi barang langka. Banyak supermarket kehabisan cairan pembersih tangan tanpa bilas ini karena diburu pembeli.

Harga hand sanitizer pun melambung. Jika ditilik dari berbagai online shop, hand sanitizer ada yang dijual hingga puluhan ribu rupiah untuk ukuran 50 ml atau ratusan ribu rupiah dengan ukuran lebih besar.

Heboh virus Corona turut membuat brand high-end kehabisan stok hand sanitizer. Diburu para orang kaya, hand sanitizer mewah seharga Rp 500 ribuan juga laris manis.

Gara-gara Virus Corona, Hand Sanitizer Mewah Rp 500 Ribuan Ludes TerjualFoto: dok. Byredo


Byredo, brand parfum high-end asal Swedia mengeluarkan hand sanitizer dengan keharuman mewah. Produk mereka ini sebenarnya bukan keluaran baru tapi seiring dengan makin bertambahnya kasus virus Corona di berbagai negara, hand sanitizer mereka pun tak luput jadi buruan orang.

Hand sanitizer Byredo datang dalam empat keharuman yakni Tulipmania, Vetyver, Suede dan Rose. Masing-masing dijual USD 35 atau sekitar Rp 507 ribu untuk ukuran 30 ml.

Gara-gara Virus Corona, Hand Sanitizer Mewah Rp 500 Ribuan Ludes TerjualFoto: dok. Byredo


Dalam keterangan produk, meskipun berbasis alkohol, hand sanitizer Byredo diklaim tidak membuat kulit kering tapi justru melembapkan dan memberi rasa segar pada tangan. Diintip dari online shop resminya, semua varian hand sanitizer ini sudah habis terjual.


Seperti dikutip dari Quartz, hand sanitizer mewah ini juga sudah habis di sejumlah online shop mewah seperti Neiman Marcus, Net-a-Porter, Saks Fifth Avenue, Nordstrom dan Violet Grey. Sementara jika ingin membelinya di e-commerce seperti Amazon, harga jualnya lebih mahal lagi.

Gara-gara Virus Corona, Hand Sanitizer Mewah Rp 500 Ribuan Ludes TerjualFoto: dok. Byredo


Hand sanitizer Buredo dengan keharuman Tulipmania, dijual di Amazon seharga USD 70 atau Rp 1 jutaan. Harganya dua kali lipat lebih mahal ketimbang harga eceran yang disarankan.



Simak Video "Sejumlah Pernikahan Tetap Berjalan di Tengah Wabah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)