Tren V-Shape yang Berakhir Berlebihan, Wajah Jadi Tidak Natural

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 22 Jan 2020 20:54 WIB
Ilustrasi Wajah V-Shape. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Korea Selatan menjadi negara pencetus tren wajah V-shape. Bukan rahasia lagi, wanita-wanita Korea melakukan filler atau operasi plastik untuk mendapatkan wajah berbentuk 'V' yang tirus dengan dagu lancip. Tren V-shape pun mendunia dan digandrungi oleh banyak wanita Asia lainnya termasuk Indonesia.

Beberapa tahun lalu, sejumlah dokter estetika di dunia pun melakukan terobosan dan mengonsepkan bahwa wajah yang dinilai feminin adalah V-shape, dengan dagu yang meruncing ke bawah. Namun belakangan, tren V-shape menjadi berlebihan dan salah kaprah bagi sejumlah orang.

"Yang melatarbelakangi orang pengen V-shape itu karena lahirnya tren selfie. Mereka ingin tampak tirus saat di kamera dan asli. Tapi berujung jadi salah kaprah. Konsep V-shape-nya tidak salah, namun disalah artikan oleh sebagian orang," ujar pakar kecantikan di Miracle Aesthetic Clinic dr. Ratna Widyaningsih, Dipl. AAAM, dalam acara 'Unlocking The Code For Ageless Beauty' di Jakarta Pusat, Rabu (22/01/2020).

Pembentukan V-shape dengan botox, filler atau potong rahang dengan operasi plastik lebih memfokuskan bagian bawah wajah. Tanda-tanda pembentukan V-shape yang berlebihan adalah hanya memfokuskan 'memvermak' bagian rahang atau dagu saja.

"Banyak kasus yang terus-terusan meruncingkan dagu sampai kelihatan tidak natural dan tidak seimbang. Itu salah kaprah, akhirnya bikin wajah orang kelihatan sama semua," ungkap dr. Ratna.

Untuk itu, Miracle Aesthetic Clinic kini mengunsung konsep E-shape. Pembentukan wajah tidak hanya di bagian wajah saja. Tapi seperti huruf 'E' yang mencakup tiga bagian wajah dari atas hingga bawah.

"Misalnya bagian pipi dikasih fondasi sehingga ada efek lift up dan tambahin dagu sedikit," kata dr. Ratna.

Untuk memberikan efek E-shape bisa memanfaatkan botox dan filler. Tekniknya akan disesuaikan dengan kebutuhan klien sejingga wajah tetap memiliki karakteristik sendiri dengan versi terbaik mereka.

"Dokter akan mengatur keseimbangan wajah. Sehingga semuanya proporsional. Ukuran mata, bibir, pipi kanan dan kiri juga jadi seimbang," ujar dr. Ratna.




Simak Video "Apa Sih Tren Kecantikan Perempuan Thailand Saat Ini?"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/ami)