3 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Eksfoliasi Agar Wajah Jadi Glowing

Hestianingsih - wolipop Minggu, 01 Des 2019 21:00 WIB
Ilustrasi wanita memakai scrub wajah. Foto: iStock Ilustrasi wanita memakai scrub wajah. Foto: iStock

Jakarta - Salah satu perawatan wajah yang perlu rutin dilakukan untuk mendapatkan kulit sehat dan glowing adalah eksfoliasi. Tahapan pengelupasan kulit ini berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati penyebab wajah kusam dan berjerawat.

Selain itu eksfoliasi juga membantu regenerasi kulit sehingga tampak lebih cerah dan bebas masalah. Sebelum melakukan eksfoliasi, ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui, seperti dikutip dari Metro.

Mengapa harus melakukan eksfoliasi?

Jika tidak melakukan eksfoliasi secara teratur, kulit akan kusam, bertekstur, dan pori-pori wajah tersumbat. Kulit yang tersumbat tidak akan menyerap produk skincare dengan baik selain itu juga bisa menyebabkan jerawat.
3 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Eksfoliasi Agar Wajah Jadi GlowingFoto: iStock


Seberapa sering harus melakukan eksfoliasi?

Sebelum melakukan eksfoliasi, pastikan wajah telah bersih dan lakukan sebelum menggunakan serum serta pelembap. Hal yang perlu diingat adalah tidak perlu mengeksfoliasi wajah setiap hari, terutma bagi kulit yang sensitif agar tidak mengalami iritasi.

Lakukan maksimal 1-2 kali seminggu. Untuk kulit berjerawat sebaiknya cukup lakukan 1 kali seminggu.
3 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Eksfoliasi Agar Wajah Jadi GlowingFoto: iStock

Ada berapa jenis eksfoliator?

Produk pengelupas kulit atau eksfoliator terdiri dari tiga jenis. Biasanya lebih dikenal dengan sebutan peeling. Jenis-jenis peeling di antaranya chemical peeling, mechanichal peeling dan enzyme peeling. Seperti apa saja dan mana yang cocok untuk kamu?

1. Mechanical peeling membersihkan kulit mati dengan butiran halus yang efektif untuk membuka pori-pori untuk mengurangi komedo. Biasanya terdapat dalam produk scrub, peeling pad dengan lapisan kapas yang kasar atau alat khusus yang biasa digunakan di klinik kecantikan.

2. Chemical peeling umumnya menggunakan senyawa Alpha Hydroxy Acid (AHA) atau Beta Hydroxy Acid (BHA) yang menembus jauh ke dalam kulit. Senyawa ini dapat menghancurkan 'lem' yang menjaga sel-sel kulit mati di permukaan kulit. Biasanya AHA dan BHA berbentuk cairan seperti toner, essence atau lotion.

Chemical peeling lebih aman digunakan pada kulit berjerawat ketimbang menchanichal peeling karena tidak mengelupaskan kulit secara abrasif. Meski begitu bagi pemula yang baru memulai eksfoliasi, sebaiknya gunakan produk dengan konsentrasi AHA dan BHA rendah, atau lakukan di klinik kecantikan oleh terapis berpengalaman.


3. Enzyme peeling biasanya berbentuk cairan yang terbuat dari enzim buah-buahan seperti pepaya, nanas atau grapefruit. Produk berlabel enzyme exfoliator biasanya lebih lembut dari chemical peeling, sehingga cocok digunakan untuk pemula. Enzyme peeling juga biasanya diaplikasikan di klinik kecantikan untuk 'melembutkan' komedo agar lebih mudah diekstraksi.

Simak Video "Menjaga Kulit Tetap Sehat, Gimana Caranya?"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)