3 Bahaya Vitamin C Jika Dikonsumsi Melebihi Dosis
Vina Oktiani - wolipop
Selasa, 12 Nov 2019 14:01 WIB
Jakarta
-
Vitamin C termasuk salah satu nutrisi yang sangat diperlukan tubuh. Namun tubuh tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C sehingga kamu perlu mengonsumsinya dari luar. Caranya bisa dengan makanan makanan yang mengandung vitamin C hingga mengonsumsi suplemen.
Banyak yang menganggap suplemen vitamin C lebih efektif daripada makanan yang mengandung vitamin C. Ini karena ada banyak suplemen vitamin C yang menawarkan kandungan vitamin C tinggi.
Walaupun vitamin C memiliki segudang manfaat bagi tubuh, bukan berarti kamu perlu mengonsumsinya secara berlebihan. Dosis maksimal penggunaan vitamin C adalah 2.000 mg setiap harinya. Untuk pria disarankan untuk mengonsumsi 90 mg vitamin C setiap harinya, sedangkan untuk wanita 75 mg.
Jika mengonsumsi melebihi batas maksimal maka dapat menyebabkan penyakit serius. Pada umumnya penyakit-penyakit ini datang dari suplemen vitamin C, bukan dari makanan yang mengandung vitamin C. Jadi selama itu bukan suplemen, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Seperti dikutip dari Health Line, berikut ini tiga bahaya yang bisa ditimbulkan dari kelebihan vitamin C.
1. Mengganggu Proses Pencernaan
Gangguan kesehatan yang paling umum terjadi jika mengonsumsi vitamin C secara berlebihan adalah munculnya masalah dalam proses pencernaan. Dampak ini sering datang dari vitamin C yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen, bukan dari makan-makanan yang mengandung vitamin C. Batas konsumsi vitamin C adalah 2.000 mg setiap harinya. Jika mengonsumsi vitamin C diatas batas normal maka bisa menyebabkan diare dan mual. Jika kamu mengalami hal ini, maka kurangilah dosis suplemen vitamin C yang dikonsumsi.
2. Menyebabkan Kelebihan Zat Besi
Vitamin C dikenal untuk meningkatkan zat besi. Ini karena vitamin C memiliki kemampuan untuk mengikat zat besi non-heme, yang banyak ditemukan dalam makanan nabati. Tidak seperti zat besi heme yang diserap oleh tubuh, zat besi non-heme justru sebaliknya. Oleh karena itu, kemampuan vitamin C untuk mengikat zat besi non-heme dapat membuatnya lebih mudah untuk diserap oleh tubuh. Penyerapan zat besi terbukti akan meningkat sebanyak 67% saat mengonsumsi 100 mg vitamin C saat makan.
Bagi penderita hemokromatosis atau yang mengalami penumpukan zat besi harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi vitamin C. Vitamin C yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, hati, pankreas, tiroid, dan sistem saraf pusat.
3. Mengakibatkan Batu Ginjal
Kelebihan vitamin C dapat dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk senyawa bernama Oksalat. Oksalat biasanya keluar dari tubuh melalui urin. Namun dalam beberapa kasus, oksalat dapat berikatan dengan mineral dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Mengonsumsi vitamin C secara berlebih dapat meningkatkan oksalat dan risiko batu ginjal.
Mengonsumsi suplemen vitamin C 1.000 mg dua kali sehari terbukti meningkatkan jumlah oksalat yang diekskresikan sebanyak 20%. Banyak orang yang mengalami gagal ginjal akibat mengonsumsi vitamin C di atas 2.000 mg setiap harinya. (vio/eny)
Banyak yang menganggap suplemen vitamin C lebih efektif daripada makanan yang mengandung vitamin C. Ini karena ada banyak suplemen vitamin C yang menawarkan kandungan vitamin C tinggi.
Walaupun vitamin C memiliki segudang manfaat bagi tubuh, bukan berarti kamu perlu mengonsumsinya secara berlebihan. Dosis maksimal penggunaan vitamin C adalah 2.000 mg setiap harinya. Untuk pria disarankan untuk mengonsumsi 90 mg vitamin C setiap harinya, sedangkan untuk wanita 75 mg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mengganggu Proses Pencernaan
Gangguan kesehatan yang paling umum terjadi jika mengonsumsi vitamin C secara berlebihan adalah munculnya masalah dalam proses pencernaan. Dampak ini sering datang dari vitamin C yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen, bukan dari makan-makanan yang mengandung vitamin C. Batas konsumsi vitamin C adalah 2.000 mg setiap harinya. Jika mengonsumsi vitamin C diatas batas normal maka bisa menyebabkan diare dan mual. Jika kamu mengalami hal ini, maka kurangilah dosis suplemen vitamin C yang dikonsumsi.
2. Menyebabkan Kelebihan Zat Besi
Vitamin C dikenal untuk meningkatkan zat besi. Ini karena vitamin C memiliki kemampuan untuk mengikat zat besi non-heme, yang banyak ditemukan dalam makanan nabati. Tidak seperti zat besi heme yang diserap oleh tubuh, zat besi non-heme justru sebaliknya. Oleh karena itu, kemampuan vitamin C untuk mengikat zat besi non-heme dapat membuatnya lebih mudah untuk diserap oleh tubuh. Penyerapan zat besi terbukti akan meningkat sebanyak 67% saat mengonsumsi 100 mg vitamin C saat makan.
Bagi penderita hemokromatosis atau yang mengalami penumpukan zat besi harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi vitamin C. Vitamin C yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, hati, pankreas, tiroid, dan sistem saraf pusat.
3. Mengakibatkan Batu Ginjal
Kelebihan vitamin C dapat dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk senyawa bernama Oksalat. Oksalat biasanya keluar dari tubuh melalui urin. Namun dalam beberapa kasus, oksalat dapat berikatan dengan mineral dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Mengonsumsi vitamin C secara berlebih dapat meningkatkan oksalat dan risiko batu ginjal.
Mengonsumsi suplemen vitamin C 1.000 mg dua kali sehari terbukti meningkatkan jumlah oksalat yang diekskresikan sebanyak 20%. Banyak orang yang mengalami gagal ginjal akibat mengonsumsi vitamin C di atas 2.000 mg setiap harinya. (vio/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
2
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
3
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
4
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
5
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
MOST COMMENTED











































