Martha Tilaar Akan Wakili Indonesia Tentukan Tren Warna Dunia di Jerman

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 30 Agu 2019 14:00 WIB
Kilala Tilaar, Direktur Martha Tilaar Innovation Centre. Foto: Vina Oktiani/Wolipop Kilala Tilaar, Direktur Martha Tilaar Innovation Centre. Foto: Vina Oktiani/Wolipop

Jakarta - Martha Tilaar Group seperti Sariayu, PAC, Biokos, dan Dewi Sri Spa, terus berinovasi mengembangkan produk-produk kecantikannya yang terbuat dari bahan-bahan alami. Dalam pengembangannya, Martha Tilaar memiliki laboratorium Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC) yang dilengkapi peralatan berteknologi canggih untuk menguji, meneliti dan memproduksi produk-produk kecantikannya.

"Kami menjadi pionir dalam mengkampanyekan konsep clean beauty dengan tiga filosofi yaitu : clean ingredients, tanpa bahan-bahan yang berbahaya; clean environment, proses ramah lingkungan dan no animal testing serta halal; dan clean skin, aman dan tidak iritasi di kulit," kata Kilala Tilaar, Direktur Martha Tilaar Innovation Centre saat ditemui dalam acara 20 Tahun Martha Tilaar Innovation Centre di daerah Menteng, Jakarta Selatan pada, Kamis (29/8/2019).

MTIC ini menurut Kilala, dibangun dengan tujuan untuk memajukan produk lokal agar tidak dipandang sebelah mata, serta untuk memanfaatkan sumber daya Indonesia agar tidak di klaim oleh negara lain. Martha Tilaar juga aktif bekerja sama dengan pihak dalam maupun luar negeri.



Salah satu kerjasama dengan luar negeri ini dikatakan Kilala Tilaar adalah dengan mengikuti Congress Intercolor World 2019 di Jerman. Brand Martha Tilaar akan ikut menentukan menentukan Global Color Trend Winter/Fall 2021.

"Untuk 2020 memang masih gradasi warna kemerahan dan keoranyean karena biasanya kan tipe warna tidak mungkin jumping, jadi gradasi. Untuk trend warnanya sendiri baru bisa diumumkan nanti di Inter Colour 2020", ujar Kilala Tilaar.

Berdasarkan penuturan dari Kilala, dalam Congress Intercolor World, masing-masing negara akan mengajukan proposal warna yang akan menjadi tren di tahun selanjutnya. Penentuan tren warna tersebut diambil dari warna-warna terbanyak yang diajukan saat kongres.

"Colour sangat attach sama budaya, jadi masing-masing country punya warnanya sendiri," tutup Kilala.




Simak Video "Apa Sih Tren Kecantikan Perempuan Thailand Saat Ini?"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)