Tren Infus Kecantikan Bikin Putih, Pahami Efek Sampingnya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 12 Jul 2019 19:08 WIB
Tren infus kecantikan. Foto: Thinkstock Tren infus kecantikan. Foto: Thinkstock

Jakarta - Infus kecantikan untuk mencerahkan dan memutihkan kulit sedang tren di kalangan wanita. Perawatan yang waktunya biasanya hanya sekitar 30 menit ini disukai karena memberikan efek kulit cerah tanpa proses bedah plastik ataupun suntik yang menyakitkan.

Namun infus whitening ini masih jadi kontroversi. Penyebabnya, menurut dokter kulit dr. Melyawati Hermawan, SpKK, karena pasien atau klien tidak bisa mengetahui kandungan dari cairan infus. "Jadi tidak bisa menilai aman atau tidak kan? Apalagi kalau cek di BPOM, juga tidak ada," kata dr. Melyawati saat ditemui Wolipop di The Hermitage Menteng, Kamis (11/7/2019).

Oleh karena itu sebelum mencoba infus whitening sebaiknya para wanita ketahui dulu efek dari perawatan tersebut. Menurut dr. Melyawati efek sampingnya tergantung dari kandungan atau bahan di cairan infus.



dr. Melyawati menjelaskan efek infus kecantikan yang membuat kulit putih.dr. Melyawati menjelaskan efek infus kecantikan yang membuat kulit putih. Foto: Gresnia Arela/Wolipop


"Vitamin C itu efek jangka panjangnya akan terakumulasi di dalam ginjal, meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal," ujarnya.

Infus whitening ini juga memiliki efek yang tidak permanen sehingga harus dilakukan berulang jika ingin kulit terus cerah atau putih. Tentunya bukanlah hal yang sehat jika tubuh terus-menerus dimasukkan bahan kimia.

"Pada saat kita kepengen putih tapi kita membiarkan badan kita terbombardir dengan chemical setiap minggu, bagus atau nggak? Kok kita diinfus setiap minggu. Kita nggak sakit lho. Kecuali kalau kita sakit, make sense karena kita kepengin sehat," kata dokter yang praktik di RS Siloam Kebon Jeruk itu.

Simak Video "Cerah dengan Metode Kecantikan White Tanning"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)