Ngeri! Wanita Ini Tewas Saat Oplas Akibat Suntikan dari Suster 'Gadungan'

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 04 Mei 2019 12:05 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock

Sydney - Jean Huang bekerja sebagai manager di sebuah klinik kecantikan di Australia. Untuk mendapatkan akses operasi plastik tentunya sangat mudah baginya, hingga ia pun memutuskan untuk operasi pembesaran payudara pada 2017 silam. Namun malah berujung maut.

Jean tewas karena keracunan obat akibat salah pemberian obat bius yang disuntikkan oleh seorang suster 'gadungan'. Kini, sang suster yang diketahui bernama Yueqiong Fu telah diadili dan dinyatakan bersalah.

Jean Huang tewas saat operasi plastik akibat suntikan dari suster 'gadungan'Jean Huang tewas saat operasi plastik akibat suntikan dari suster 'gadungan' Foto: istimewa

Pada persidangan Jumat (3/5/2019), Yueqiong mengaku mengikuti perintah bosnya yang ingin melakukan operasi plastik. Dia pun sudah mengatakan pada Jean bahwa dia belum memiliki lisensi keperawatan di Australia, meski dia sudah lulus sekolah keperawatan.

Menurutnya sebagai orang China, dia hanya bersikap sopan untuk menuruti perintah bos dan dokter saat itu yang menyuruhnya menyiapkan obat anastesi (bius) dan menyuntikkan. Selama tiga bulan bekerja di klinik tersebut, Yueqiong belum pernah melakukannya.

"Pada saat itu, saya hanya menggunakan pemikiran orang China untuk mematuhi instruksi atasan," katanya dalam persidangannya, seperti dikutip dari ABC Australia.

Hal tak terduga pun terjadi, setelah suster 31 tahun itu menyuntikkan obat bius. Jean pun mengalami kejang di meja operasi. Beberapa hari setelahnya, Jean pun meninggal akibat keracunan karena penggunaan obat bius yang salah.

Dalam persidangan, Yueqiong dijatuhi hukuman maksimal 10 tahun. Sang dokter pun dinyatakan bersalah karena diketahui bahwa dia pun tidak memiliki lisensi resmi sebagai dokter bedah plastik.


(kik/kik)