3 Kesalahan Saat Keramas yang Jadi Penyebab Ketombe
Silmia Putri - wolipop
Senin, 15 Apr 2019 18:25 WIB
Jakarta
-
Apa yang menjadi penyebab ketombe pada rambut? Ketombe menjadi salah satu masalah rambut yang umum dihadapi oleh wanita. Tak hanya mengganggu penampilan, ketombe membuat kulit kepala gatal hingga rambut rontok.
Menurut Ridwan Sonjaya, selaku Head of R&D Skincare and Haircare Wardah, asal mula ketombe adalah kulit kepala yang terlalu lembab. Ketombe disebabkan oleh jamur dan sebum yang berlebih.
"Setiap kepala kita itu ada jamurnya. Jamur itu memakan sebum yang ada di kepala kita, dan menghasilkan kotoran berupa ketombe. Jadi semakin banyak sebumnya, semakin besar kemungkinan munculnya ketombe," ungkap Ridwan kepada Wolipop di Research & Innovation Wardah, Tangerang, Senin (15/04/2019).
Sebum dan kotoran di kepala, tak hanya muncul secara alami. Namun, bisa muncul karena kebiasaan kita yang salah, terutama kebiasaan saat keramas. Ridwan menuturkan tiga kesalahan saat keramas yang bisa menyebabkan munculnya ketombe.
Kesalahan pertama adalah keramas yang terburu-buru. Cara keramas memegang peranan penting dalam mendapatkan rambut dan kulit kepala yang bersih. Ridwan menganjurkan kita untuk menggosok kulit kepala dengan halus dan menyeluruh, lalu memijatnya perlahan.
Kesalahan kedua adalah tidak bersih saat membilas rambut dan kulit kepala. Pembilasan rambut saat keramas juga harus optimal. Jika perlu, kita bisa membilas rambut dua kali atau double cleansing agar kulit kepala benar-benar bersih dan terbebas dari sisa sampo.
"Setiap sampo itu memiliki cleansing agent atau surfaktan, yaitu bahan aktif yang berfungsi membersihkan atau mengangkat sebum di kulit kepala. Semakin banyak surfaktan, semakin banyak busanya, tapi proses membersihkannya juga harus semakin optimal," ungkap Ridwan kepada Wolipop.
Kesalahan terakhir adalah menggosok rambut menggunakan handuk di kulit kepala dengan gerakan yang terlalu kencang dan keras. Hal ini kerap dilakukan oleh para wanita, dengan tujuan mengeringkan rambut secara cepat.
Mengeringkan rambut memang penting, tapi menggosok terlalu keras kulit kepala juga tidak baik. Kulit kepala bisa mengelupas, dan menghasilkan sebum lebih banyak. Ridwan lebih menganjurkan untuk menekan secara halus handuk di kepala dibandingkan menggosoknya.
Simak Juga 'Hmm Sering Ganti Shampo Bisa Bikin Ketombean?':
(sil/eny)
Menurut Ridwan Sonjaya, selaku Head of R&D Skincare and Haircare Wardah, asal mula ketombe adalah kulit kepala yang terlalu lembab. Ketombe disebabkan oleh jamur dan sebum yang berlebih.
"Setiap kepala kita itu ada jamurnya. Jamur itu memakan sebum yang ada di kepala kita, dan menghasilkan kotoran berupa ketombe. Jadi semakin banyak sebumnya, semakin besar kemungkinan munculnya ketombe," ungkap Ridwan kepada Wolipop di Research & Innovation Wardah, Tangerang, Senin (15/04/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebum dan kotoran di kepala, tak hanya muncul secara alami. Namun, bisa muncul karena kebiasaan kita yang salah, terutama kebiasaan saat keramas. Ridwan menuturkan tiga kesalahan saat keramas yang bisa menyebabkan munculnya ketombe.
Kesalahan pertama adalah keramas yang terburu-buru. Cara keramas memegang peranan penting dalam mendapatkan rambut dan kulit kepala yang bersih. Ridwan menganjurkan kita untuk menggosok kulit kepala dengan halus dan menyeluruh, lalu memijatnya perlahan.
Kesalahan kedua adalah tidak bersih saat membilas rambut dan kulit kepala. Pembilasan rambut saat keramas juga harus optimal. Jika perlu, kita bisa membilas rambut dua kali atau double cleansing agar kulit kepala benar-benar bersih dan terbebas dari sisa sampo.
Baca juga: Mitos dan Fakta Tentang Penyebab Ketombe |
"Setiap sampo itu memiliki cleansing agent atau surfaktan, yaitu bahan aktif yang berfungsi membersihkan atau mengangkat sebum di kulit kepala. Semakin banyak surfaktan, semakin banyak busanya, tapi proses membersihkannya juga harus semakin optimal," ungkap Ridwan kepada Wolipop.
Kesalahan terakhir adalah menggosok rambut menggunakan handuk di kulit kepala dengan gerakan yang terlalu kencang dan keras. Hal ini kerap dilakukan oleh para wanita, dengan tujuan mengeringkan rambut secara cepat.
Mengeringkan rambut memang penting, tapi menggosok terlalu keras kulit kepala juga tidak baik. Kulit kepala bisa mengelupas, dan menghasilkan sebum lebih banyak. Ridwan lebih menganjurkan untuk menekan secara halus handuk di kepala dibandingkan menggosoknya.
Simak Juga 'Hmm Sering Ganti Shampo Bisa Bikin Ketombean?':
(sil/eny)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
3
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
4
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
5
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
MOST COMMENTED












































