Tren Suntik Filler di Alat Kelamin Pria, Apa Manfaatnya?

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 03 Des 2018 08:44 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Dua kelompok bedah plastik terbesar untuk kesehatan seksual pria di Inggris melihat bahwa tren suntik filler di alat kelamin pria semakin meningkat. Tiga tahun lalu klinik kecantikan Moorgate Aesthetics dan Androfill mendapatkan pasien filler Mr. P kurang lebih sebanyak 10 permintaan setiap bulannya. Namun kini meningkat.

Perusahaan klinik kecantikan tersebut melihat bahwa mereka bisa menangani 130 prosedur perbulannya. Peningkatan tersebut terbilang drastis karena sampai 20 kali lipat.

Suntik filler berfungsi untuk tampilan penis yang lebih besar. Seperti dikutip Dazed Digital, cairan hyaluronic acid yang merupakan bahan utama filler bisa menebalkan kulit penis.



Prosedurnya mirip dengan seperti filler wajah yang hanya dilakukan beberapa jam saja dan bertahan sampai 18 bulan. Harga untuk perawatan filler penis tersebut sekitar 3 ribu poundsterling atau mencapai Rp 55 juta.

Peningkatan filler penis membuat sejumlah pakar khawatir. Ada efek samping yang bisa diderita pria yang melakukan filler penis.



"Prosedur ini untuk meningkatkan ketebalannya dan tidak memiliki manfaat untuk ereksi yang lebih lama. Tapi nantinya bisa memicu rusaknya fungsi seksual," ujar Asif Muneer dari Asosiasi Bedah Urologi kepada BBC.

Yang mengkhawatirkan lagi, kini bahkan ada cara-cara lain dengan menyuntikkan sendiri. Bukan dengan bahan filler, melainkan Vaseline. Cara ini tentu saja membahayakan sehingga dilarang keras oleh pakar.
(asf/asf)
Layar Pemilu
×
Persepsi Korupsi Jelang Pesta Demokrasi
Persepsi Korupsi Jelang Pesta Demokrasi Selengkapnya