Implan Payudara Pecah di Pesawat, Wanita Ini Alami Kesakitan Parah

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 01 Nov 2018 17:06 WIB
Ilustrasi operasi plastik. Foto: Thinkstock Ilustrasi operasi plastik. Foto: Thinkstock

Vietnam - Operasi plastik jadi salah satu alternatif yang dilakukan sebagian wanita untuk modifikasi tubuh agar terlihat menarik dan percaya diri. Seperti yang dilakukan oleh penyanyi asal Vietnam ini yang operasi plastik untuk membesarkan payudara. Namun, ia merasakan sakit yang parah dan disebabkan oleh implan payudara tersebut.

Mai Tuong Vi merasakan sangat sakit ketika ia berada di pesawat dalam penerbangan dari Taiwan menuju Vietnam. Seperti dilansir dari World of Buzz, rasa sakitnya sangat terasa setelah ia mendengar suara keras yang berasal dari dada kirinya.

Pada awalnya, Mai berpikir bahwa itu hanyalah reaksi tubuhnya untuk mengatur tekanan di pesawat, dan ia pun tak peduli tentang hal tersebut. Namun, kondisinya tetap tidak membaik bahkan setelah ia meminum obat penghilang rasa sakit dan terus-terusan mengalami pembengkakan.



Mai kemudian memutuskan pergi ke rumah sakit untuk memeriksanya, dan dokter mengungkapkan bahwa rasa sakit yang ia rasakan itu disebabkan oleh implan silikon di dadanya yang telah pecah. Ternyata, tujuh tahun lalu, Mai telah melakukan prosedur pembesaran payudara. Dokter mengatakan bahwa implan silikon adalah barang berkualitas buruk, yang bisa pecah.

Implan Payudara Pecah di Pesawat, Wanita Ini Alami Kesakitan ParahImplan payudara Mai Tuong Vi pecah saat berada di pesawat dan ia mengalami kesakitan parah. Foto: Istimewa


Mai telah menghabiskan US $ 2.000 atau sekitar Rp 30 juta utuk prosedur pembesaran payudara. Mai juga mendapatkan garansi seumur hidup dari ahli bedah plastiknya, sehingga saat implan silikon payudaranya pecah, ia pun menghubungi kembali ahli bedah plastik tersebut. Tetapi, ahli bedah plastik yang menangani Mai saat itu rupanya sudah tidak lagi bekerja di industri kecantikan.

Tak punya pilihan, Mai memutuskan mencari ahli bedah plastik lain untuk perawatan, karena ia bisa mengalami resiko infeksi jika implan payudaranya yang pecah tetap berada di dalam. Beruntungnya, operasi Mai berhasil dilakukan dan payudara kirinya direkonstruksi lagi. Ia pun membagikan kisahnya dan memperingatkan orang lain untuk berhati-hati ketika memilih dokter dan memastikan mereka akan memilih profesional medis yang tepat.
(agm/eny)