Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jangan Dulu Minder, Hidung Memang Selalu Tampak Lebih Besar Saat Selfie

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 08 Mar 2018 12:43 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Munculnya media sosial dan budaya selfie membuat banyak wanita jadi kurang percaya diri. Apalagi untuk mereka yang sering foto diri sendiri atau hanya berkaca dengan kamera depan. Anda yang suka jadi minder dengan fitur wajah terutama hidung setelah selfie, jangan dulu merasa insecure. Penelitian terbaru mengungkapkan jika di kamera depan akan selalu membuat hidung tampak lebih besar.

Hidung memang sering membuat wanita insecure dengan wajahnya. Tak heran jika banyak dari mereka yang mencoba memperbaiki tampilan dengan contouring hingga operasi plastik. Tapi jangan terlalu percaya dengan apa yang Anda lihat di selfie. Hidung lebih besar bisa saja karena efek kamera yang membuat wajah sepertiga lebih lebar.

Baca Juga: Gagal Operasi Plastik, Bagian Atas Hidung Wanita Ini Berlubang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut hasil riset, tampilan hidung dan keseluruhan wajah yang lebih besar bahkan terlihat jika Anda mengambil selfie dari jarak 30 cm. Bahayanya ini bukan hanya membuat orang jadi insecure tapi juga telah meningkatnya keinginan untuk operasi plastik. Dokter bedah plastik pun mengatakan jika empat dari 10 pasiennya terinspirasi operasi hidung karena berpengaruh Facebook dan Instagram.

"Ketika diambil dari jarak 12 inchi (30 cm), selfie meningkatkan ukuran nasal hingga 30% pada pria dan 29% pada wanita. Diprediksi, sebuah gambar pada ketinggian lima kaki, standar jarak foto potret, tidak menghasilkan perbedaan ukuran," ungkap Dr Boris Paskhover, spesialis THT dilansir Metro.

Baca Juga: Tren #SideProfileSelfie, Ketika Wanita Ramai-ramai Selfie Pamer Hidung Besar

"Kami menyajikan model matematik untuk menjelaskan efek distorsi, membuktikan meningkatkannya ukuran hidung yang terlihat pada selfie, dan mengalkulasi efeknya dari jarak kamera yang berbeda. Diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui apa orang yang sering selfie lebih tidak puas dengan penampilan dan jika distorsi itu mempengaruhi keputusan medis," tambah Boris.

Belakangan memang banyak orang ingin terlihat sempurna saat selfie. Bukan rahasial lagi jika masalah yang banyak terjadi pada anak muda itu disebabkan seringnya mereka membandingkan diri dengan orang lain. Ditambah lagi penelitian berikut yang semakin meyakinkan jika obsesi jadi sempurna memang banyak disebabkan karena selfie dan media sosial. Karenanya, penting untuk sesekali detoks Facebook dan Instagram demi kesehatan mental. (ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads