Laporan dari Bangkok

Bukan Operasi Plastik, Ini Perawatan Kecantikan Populer Wanita Eropa

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 11 Nov 2017 16:05 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Bangkok - Selalu tampil cantik dan awet muda merupakan impian setiap wanita. Tak heran banyak wanita yang sangat peduli pada penampilannya sampai melakukan serangkaian perawatan kecantikan, termasuk operasi plastik.

Namun nyatanya, operasi plastik tidak begitu populer sebagai pilihan kecantikan wanita-wanita di Eropa. Ahli dermatologist dari Munich, Jerman, dr. Tatjana Pavicic mengatakan bila orang-orang Kaukasia atau orang-orang berkulit putih dan biasanya banyak menetap di Eropa, mereka lebih memilih perawatan anti penuaan. Menurutnya wanita kaukasia datang ke dokter kecantikan lebih untuk restorasi dan menghilangkan kerutan atau kantung mata.

"Banyak pasien sekarang takut untuk melakukan operasi plastik karena mereka tak ingin terlihat hasilnya terlalu berbeda. Kebanyakan pasien saya datang dan bertanya 'apakah kamu bisa melakukan sesuatu tetapi suamiku, tetanggaku tak tahu aku melakukan operasi'," kata dr. Tatjana Pavicic saat ditemui Wolipop di acara Pertemuan Tahunan ke-38 International Society for Dermatology Surgery di Shangri-la Hotel Bangkok, Thailand.

Saat ini banyak wanita Eropa memilih perawatan non bedah seperti laser ataupun filler untuk tampil lebih menarik dan cantik. Perawatan dengan pembedahan atau operasi plastik sudah jarang dilakukan.

"Butuh waktu lebih lama selama masa penyembuhan untuk operasi plastik karena sesuai prosedur pembedahan. Selain itu, operasi plastik meninggalkan bekas sehingga mereka sudah tak ingin lagi," tutur Tatjana.

Sementara itu, di Jerman sendiri, Tatjana juga mengungkapkan bahwa perawatan kecantikan dengan krim dan botolinium toksin atau botoks sangat populer di kalangan wanita.

"Saya punya banyak pasien yang datang ke saya dan berkata 'aku ingin botoks' padahal tak hanya botoks saja. Mereka berpikir bintang Hollywood itu memiliki wajah seperti itu karena botoks, padahal bukan hanya botoks saja. Saya harus memberitahu dan menjelaskan pada mereka bahwa ada filler untuk pipi dan bibir, ultheraphy untuk mengencangkan kulit, dan laser yang bisa menghilangkan keriput atau kerutan," imbuhnya.
(agm/asf)