Mengerikan! Coba-coba Cat Rambut Sendiri di Rumah, Wanita Ini Malah Botak
Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 08 Agu 2017 14:31 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita yang senang bereksperimen dengan warna rambut. Terlebih lagi, kini semakin mudah mendapatkan beragam warna cat rambut yang bisa dibeli di pasaran. Meski begitu, produk pewarna rambut memiliki kandungan kimia yang keras yang berisiko.
Seperti cerita Kirsty Weston yang mengalami kejadian yang tak terduga setelah ia mengecat rambutnya menjadi warna pastel. Tapi bukan warna pastel yang cantik ia dapatkan, malah kebotakan rambut.
"Aku ingin rambut ala unicorna sehingga aku memudakan warnanya lalu mengecat rambut dengan berbagai warna pastel. Aku tidak pernah membayangkan akan berakhir rambutku benar-benar menjadi rusak dan mengubah hidupku seperti ini. Ini membuatku merasa kesakitan dan benar-benar menghilangkan kepercayaan diriku," kata Kirsty.
Semua karena Kirsty ceroboh dalam memilih pewarna rambut. Ia menggunakan pewarna rambut yang tidak diketahui kridibilitasnya, harganya pun sangat murah. Gara-gara hal itu, rambut dan kulit kepalanya jadi bereaksi alergi hingga rambut rontok yang sangat banyak hingga di bagian tengah kepalanya jadi botak.
Kirsty mengaku setelah 15 menit melakukan pewarnaan rambut, kepalanya berasap. Wanita 29 tahun itu merasa kesakitan hingga kepalanya pusing. Dengan sesegera mungkin, ia mencuci rambutnya untuk menghilangkan semua bahan kimia yang ada di rambutnya itu.
Namun, hari berikutnya efeknya masih ada. Setengah wajahnya bengkak hingga dia tidak bisa membuka mata. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.
Yang terjadi pada kondisi kulit kepala Kirsty cukup serius karena menurut dokter kulit kepalanya ikut terkelupas hingga merusak jaringan pertumbuhan rambut. Ia mengaku menjalani tiga minggu di rumah sakit dengan enam kali operasi untuk mendapatkan kulit baru di kepalanya.
Namun yang tergantikan hanya kulit kepala bukan rambut. Dokter mengatakan akan sulit jika kulit kepalanya menumbuhkan rambut secara alami. Dibutuhkan transplantasi rambut.
Kisah Kirsty ini menjadi pelajaran berharga ketika ingin mengecat rambut sendiri di rumah. Selain membeli produk pewarna rambut yang sudah terpercaya, jangan lupa juga mengetes sedikit pewarna rambut di balik kuping dan diamkan selama 24 jam. Untuk mengetahui adanya reaksi alergi di kulit. Meski Anda sudah berkali-kali mengecat rambut, tes kulit tersebut tetap harus dilakukan.
(kik/kik)
Seperti cerita Kirsty Weston yang mengalami kejadian yang tak terduga setelah ia mengecat rambutnya menjadi warna pastel. Tapi bukan warna pastel yang cantik ia dapatkan, malah kebotakan rambut.
"Aku ingin rambut ala unicorna sehingga aku memudakan warnanya lalu mengecat rambut dengan berbagai warna pastel. Aku tidak pernah membayangkan akan berakhir rambutku benar-benar menjadi rusak dan mengubah hidupku seperti ini. Ini membuatku merasa kesakitan dan benar-benar menghilangkan kepercayaan diriku," kata Kirsty.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. Instagram (Kirsty Weston) |
Semua karena Kirsty ceroboh dalam memilih pewarna rambut. Ia menggunakan pewarna rambut yang tidak diketahui kridibilitasnya, harganya pun sangat murah. Gara-gara hal itu, rambut dan kulit kepalanya jadi bereaksi alergi hingga rambut rontok yang sangat banyak hingga di bagian tengah kepalanya jadi botak.
Kirsty mengaku setelah 15 menit melakukan pewarnaan rambut, kepalanya berasap. Wanita 29 tahun itu merasa kesakitan hingga kepalanya pusing. Dengan sesegera mungkin, ia mencuci rambutnya untuk menghilangkan semua bahan kimia yang ada di rambutnya itu.
Namun, hari berikutnya efeknya masih ada. Setengah wajahnya bengkak hingga dia tidak bisa membuka mata. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.
Yang terjadi pada kondisi kulit kepala Kirsty cukup serius karena menurut dokter kulit kepalanya ikut terkelupas hingga merusak jaringan pertumbuhan rambut. Ia mengaku menjalani tiga minggu di rumah sakit dengan enam kali operasi untuk mendapatkan kulit baru di kepalanya.
Namun yang tergantikan hanya kulit kepala bukan rambut. Dokter mengatakan akan sulit jika kulit kepalanya menumbuhkan rambut secara alami. Dibutuhkan transplantasi rambut.
Kisah Kirsty ini menjadi pelajaran berharga ketika ingin mengecat rambut sendiri di rumah. Selain membeli produk pewarna rambut yang sudah terpercaya, jangan lupa juga mengetes sedikit pewarna rambut di balik kuping dan diamkan selama 24 jam. Untuk mengetahui adanya reaksi alergi di kulit. Meski Anda sudah berkali-kali mengecat rambut, tes kulit tersebut tetap harus dilakukan.
(kik/kik)
Olahraga
Skuter Elektrik e-Buy: Pilih yang Tangguh Jarak Jauh atau Ringkas Buat Mobilitas Santai?
Olahraga
Walking Pad atau Treadmill Multifungsi? Ini Panduan Memilih Treadmill yang Pas Buat di Rumah
Pakaian Wanita
Tampil Keren di 2026! Ini 3 Rekomendasi Belt Wanita yang Bikin Outfit Makin Standout dan Elegan
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pashmina Motif Viscose di Tahun 2026! Bikin Hijabmu Makin Stylish & Tetap Nyaman Sepanjang Hari
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Most Popular
1
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
2
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
3
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
4
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
5
V BTS Jadi Idol KPop Paling Dicari di Google, Terpopuler Versi Forbes Korea
MOST COMMENTED












































Foto: dok. Instagram (Kirsty Weston)