Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Minum Banyak Air Bisa Buat Kulit Lembap dan Segar, Mitos atau Fakta?

Hestianingsih - wolipop
Senin, 02 Jan 2017 17:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: iStock
Jakarta - Minum banyak air sepanjang hari dipercaya berkhasiat membuat tubuh lebih sehat dan kulit semakin cantik. Faktanya, Anda tidak perlu minum berliter-liter air seharian demi menjadi sehat. Seorang profesor dari Pennsylvania, Amerika Serikat, menjelaskan, minum air banyak-banyak setiap hari tidak akan meningkatkan kesehatan.

Menurut profesor bernama Dr. Stanley Goldfarb ini, tubuh manusia merupakan mesin pengatur air yang paling efisien. Profesor di Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania ini menyarankan untuk hanya minum air putih ketika Anda haus.

"Rasa haus muncul untuk memastikan kita mendapatkan air ketika membutuhkannya. Ginjal mengeluarkan air dengan cepat ketika tidak dibutuhkan dan air juga keluar melalui kulit," kata Stanley, seperti dikutip dari CBS News.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memaksa tubuh untuk minum air lebih banyak dari yang dibutuhkan hanya akan membuat beban kerja ginjal lebih berat. Selain itu, minum lebih dari delapan gelas air sehari sebenarnya tidak diterapkan untuk semua orang.

Menambah asupan air menjadi lebih dari delapan gelas sehari biasanya lebih diperlukan untuk para atlete, tentara atau petugas lapangan yang bekerja di gurun pasir dengan iklim panas yang ekstrem, atau bagi mereka yang memang dalam kondisi butuh cairan lebih banyak. Misalnya perawatan karena demam berdarah atau kekurangan cairan karena sakit lainnya.

Lalu bagaimana dengan fungsi air putih untuk mengeluarkan racun-racun dari tubuh? Stanley mengatakan belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa air bisa membantu detoksifikasi. Ia juga mengatakan air tidak serta merta membuat wajah jadi lebih lembap, kecuali Anda minum setelah mengalami dehidrasi cukup parah.

"Ketika minum segelas air, itu tidak menargetkan pada kulit di wajah. Persentase sel-sel di kulit wajah dibandingkan bagian tubuh lainnya sama seperti pria setinggi 182 cm ketika berdiri di samping Menara Eiffel. Jumlah air yang sampai ke kulit wajah hanya secucup termasuk ke kulit kepala," jelasnya.

Stanley menegaskan, manusia bukannya tidak membutuhkan air sama sekali. Namun tubuh memiliki sistem yang dengan sangat seksama dirancang untuk memastikan Anda memperoleh jumlah air yang seharusnya dibutuhkan.

Menurut Stanley, delapan gelas air per hari seharusnya sudah lebih dari cukup untuk menjaga kesehatan tubuh orang dalam kondisi normal. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads