Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dituduh Jiplak Konsep Foto, Kylie Jenner Terancam Dituntut

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 04 Des 2016 15:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram Vlada Haggerty
Jakarta -
Kylie Jenner kembali dikabarkan melakukan penjiplakan. Kali ini untuk foto promosi produknya yang beberapa waktu lalu diunggah di Instagram. Makeup artist Vlada Haggerty yang merasa ditiru pun mengaku tengah mempersiapkan tuntutan. Akankah Kylie terlibat masalah hukum?

Gambar yang diklaim ditiru adalah sebuah foto yang memperlihat seorang wanita menutup matanya dengan jari. Jari wanita tersebut tampak keemasan sedangkan bibirnya dihiasi lipstik warna merah dengan tampilan ombre. Foto yang diambil oleh fotografer Julia Kuzmenko tersebut diunggah di Instagram Vlada pada September lalu. Beberapa waktu kemudian, akun Kylie Cosmetics pun mengungah foto serupa.

Kali ini, Vlada pun mengonfrontasi Kylie Cosmetics melalui unggahan di Instagram. "Really @kyliecosmetics? Haven't you gotten enough 'inspiration' from me already?" ungkap Vlada.

Vlada memang merasa Kylie sering terinspirasi oleh kreativitasnya. Sebelumnya makeup artist Amerika Serikat mengklaim jika gambar bibir berlelahan lipstik yang menjadi logo brand Kylie Cosmetics merupakan salah satu portfolio-nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Vlada Haggerty adalah makeup artist Los Angeles yang dikenal mempopulerkan gaya lip art meleleh. Ini adalah kali kedua Kylie Cosmetics mengambil gambarnya tanpa izin dan tanpa bayaran lisensi seharusnya, yang merupakan pelanggaran hak cipta," ungkap pengacara Stephen McArthur dari McArthur Law Firm dilansir WWD.

"Apalagi, Kylie Cosmetics menjual produk-produknya di bawah logo yang sama dengan lip art melelah yang menyimbolkan brand Haggerty yang mana dia menerima pertanyaan setiap hari apakah Haggerty berhubungan dengan Kylie Cosmetics," tambahnya.

Stephen melanjutkan jika penjiplakan tersebut harus segera dihentikan. "Karena Kylie Cosmetics terus saja menolak dan melanggar untuk atribusi atau lisensi, kami berencana untuk melakukan tuntutan minggu ini," kata Stephen. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads