Alat-alat Kecantikan yang Bisa Kedaluwarsa Selain Kosmetik
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 06 Okt 2016 13:10 WIB
Jakarta
-
Para wanita tahu produk kosmetik seperti foundation, lipstik, maskara atau blush on punya masa kedaluwarsa. Lewat dari tanggal kedaluwarsa, kosmetik sebaiknya tidak dipakai lagi karena berpotensi merusak kulit. Tapi tak hanya kosmetik, peralatan penunjang kecantikan pun punya batas waktu pemakaian.
Tahukah Anda kalau sisir juga bisa kedaluwarsa dan merusak rambut jika dipakai dalam jangka waktu terlalu lama? Ini perangkat keras lainnya yang juga bisa kedaluwarsa.
1. Sisir
Satu folikel rambut bisa menjadi tempat bersarangnya 50.000 kuman dan sisir Anda bisa berkontribusi menyebabkannya. Produk-produk rambut juga bisa menempel pada sisir, menjadikannya lengket dan membuat kotoran lebih mudah menumpuk. Bakteri di kulit kepala juga bisa menempel pada sisir dan meningkatkan risiko penularan penyakit kulit jika sisir digunakan bergantian.
Dermatologist Dr Andrew Wright, seperti dikutip dari Daily Mail mengatakan penyakit kulit menular seperti impetigo bisa menular dari satu orang ke orang lain dengan penggunaan sisir yang sama. Impetigo merupakan infeksi kulit yang ditandai dengan kulit melepuh atau rasa sakit pada wajah, leher atau tangan.
Untuk menghindarinya, Dr Andrew menyarankan untuk mengganti sisir setiap empat tahun sekali. Tapi jika gerigi sisir sudah ada yang patah sebaiknya lebih cepat diganti karena patahan tersebut bisa melukai kulit kepala dan bisa membuat infeksi menyebar.
2. Flat Iron
Flat iron atau catokan rambut adalah 'senjata' para wanita untuk tampil dengan rambut yang selalu rapi dan stylish. Jika berpikir flat iron bisa bertahan selamanya, Anda salah. Flat iron pun punya masa kedaluwarsa dan sebaiknya diganti setelah empat tahun.
Education Manager GHD Robert Kovacs mengatakan flat iron yang sudah terlalu lama bisa merusak rambut. Lapisan pelindung rambut pada permukaan lempengan alat catok bisa menipis seiring frekuensi pemakaian. Ketika sudah tipis, rambut akan terpapar langsung lempengan metal dan dalam kondisi panas, rambut bisa menjadi rusak.
"Kondisi rambut Anda bisa terpengaruh. Bisa jadi kering dan bercabang, dan tidak berkilau," ujar Robert.
3. Kuas Makeup
Jika dipakai dan dibersihkan dengan benar, kuas dengan kualitas tinggi bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Tapi ketika bulu kuas sudah mulai rontok, itu tandanya Anda harus menggantinya dengan yang baru. Kuas makeup yang sudah tidak sempurna bentuknya akan membuat pulasan makeup kurang optimal menempel pada kulit wajah.
4. Spons
Spons yang berharga murah sebaiknya diganti setelah dua kali pemakaian. Tapi untuk spons berkualitas bagus bisa bertahan hingga dua bulan asalkan selalu dibersihkan dengan cairan khusus dan disimpan di tempat yang bersih. (hst/hst)
Tahukah Anda kalau sisir juga bisa kedaluwarsa dan merusak rambut jika dipakai dalam jangka waktu terlalu lama? Ini perangkat keras lainnya yang juga bisa kedaluwarsa.
1. Sisir
![]() |
Satu folikel rambut bisa menjadi tempat bersarangnya 50.000 kuman dan sisir Anda bisa berkontribusi menyebabkannya. Produk-produk rambut juga bisa menempel pada sisir, menjadikannya lengket dan membuat kotoran lebih mudah menumpuk. Bakteri di kulit kepala juga bisa menempel pada sisir dan meningkatkan risiko penularan penyakit kulit jika sisir digunakan bergantian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghindarinya, Dr Andrew menyarankan untuk mengganti sisir setiap empat tahun sekali. Tapi jika gerigi sisir sudah ada yang patah sebaiknya lebih cepat diganti karena patahan tersebut bisa melukai kulit kepala dan bisa membuat infeksi menyebar.
2. Flat Iron
![]() |
Flat iron atau catokan rambut adalah 'senjata' para wanita untuk tampil dengan rambut yang selalu rapi dan stylish. Jika berpikir flat iron bisa bertahan selamanya, Anda salah. Flat iron pun punya masa kedaluwarsa dan sebaiknya diganti setelah empat tahun.
Education Manager GHD Robert Kovacs mengatakan flat iron yang sudah terlalu lama bisa merusak rambut. Lapisan pelindung rambut pada permukaan lempengan alat catok bisa menipis seiring frekuensi pemakaian. Ketika sudah tipis, rambut akan terpapar langsung lempengan metal dan dalam kondisi panas, rambut bisa menjadi rusak.
"Kondisi rambut Anda bisa terpengaruh. Bisa jadi kering dan bercabang, dan tidak berkilau," ujar Robert.
3. Kuas Makeup
![]() |
Jika dipakai dan dibersihkan dengan benar, kuas dengan kualitas tinggi bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Tapi ketika bulu kuas sudah mulai rontok, itu tandanya Anda harus menggantinya dengan yang baru. Kuas makeup yang sudah tidak sempurna bentuknya akan membuat pulasan makeup kurang optimal menempel pada kulit wajah.
4. Spons
![]() |
Spons yang berharga murah sebaiknya diganti setelah dua kali pemakaian. Tapi untuk spons berkualitas bagus bisa bertahan hingga dua bulan asalkan selalu dibersihkan dengan cairan khusus dan disimpan di tempat yang bersih. (hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
5
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
MOST COMMENTED















































