Tanda-tanda Kulit dan Rambut yang Rusak Karena Air Tercemar
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 20 Sep 2016 12:30 WIB
Jakarta
-
Tidak semua orang menyadari pentingnya kebersihan air dalam kehidupan sehari-hari. Padahal air yang berkualitas dan tak asal jernih bukan hanya penting bagi kesehatan namun juga kecantikan. Karena jika mengandung logam tinggi atau banyak bakteri, kulit dan rambut akan ikut bermasalah.
Sayangnya, sebagian orang tidak menyadari bahwa air yang mereka gunakan dan konsumsi mengganggu kecantikan. Untuk itu, ketahuilah tanda-tanda kulit dan rambut yang rusak karena air tercemar.
"Tanda-tanda paling signifikan biasanya gatal, kulit bersisik, kemerahan apalagi untuk orang kulitnya sensitif. Bisa juga di area lipatan yang banyak berkeringat, seperti daerah kelopak mata. Umumnya terasa kering dan gatal," kata Dr. Dewi Anggreani Indra, M. Biomed saat ditemui seusai peluncuran gerai Best Water Technology di kawasan Kemang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Untuk Anda yang memang berkulit sensitif, Dewi pun menyarankan agar mencuci muka dengan air galon. Menurutnya, sejumlah pasien mendapati kulit mereka lebih bersih dari jerawat setelah membersihkan wajah dengan air tersebut.
Sedangakan untuk rambut biasanya jadi kusut, kering, mengembang, bahkan cepat beruban. Tak hanya karena pakai air kurang sehat untuk keramas, Dewi pun mengatakan jika hal itu juga bisa dikarenaakn konsumsinya yang kurang banyak. Perhatikan air Anda jika sudah mengaplikasikan kondisioner namun tetap aja bermasalah.
Menurut Dewi, air yang baik seharusnya tidak berbau, berwarna, dan berasa. Namun tiga indikator itu saja kadang tidak cukup untuk mengetahui apakah air benar-benar bisa dikatakan bagus untuk kesehatan. Karenanya, banyak orang yang tidak sadar bahwa kulit atau rambutnya rusak karena air yang kurang bersih. "Orang sering menyalahkan sabun," tambahnya lagi. (ami/ami)
Sayangnya, sebagian orang tidak menyadari bahwa air yang mereka gunakan dan konsumsi mengganggu kecantikan. Untuk itu, ketahuilah tanda-tanda kulit dan rambut yang rusak karena air tercemar.
"Tanda-tanda paling signifikan biasanya gatal, kulit bersisik, kemerahan apalagi untuk orang kulitnya sensitif. Bisa juga di area lipatan yang banyak berkeringat, seperti daerah kelopak mata. Umumnya terasa kering dan gatal," kata Dr. Dewi Anggreani Indra, M. Biomed saat ditemui seusai peluncuran gerai Best Water Technology di kawasan Kemang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangakan untuk rambut biasanya jadi kusut, kering, mengembang, bahkan cepat beruban. Tak hanya karena pakai air kurang sehat untuk keramas, Dewi pun mengatakan jika hal itu juga bisa dikarenaakn konsumsinya yang kurang banyak. Perhatikan air Anda jika sudah mengaplikasikan kondisioner namun tetap aja bermasalah.
Menurut Dewi, air yang baik seharusnya tidak berbau, berwarna, dan berasa. Namun tiga indikator itu saja kadang tidak cukup untuk mengetahui apakah air benar-benar bisa dikatakan bagus untuk kesehatan. Karenanya, banyak orang yang tidak sadar bahwa kulit atau rambutnya rusak karena air yang kurang bersih. "Orang sering menyalahkan sabun," tambahnya lagi. (ami/ami)











































