Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

7 Bahan Skincare Terbaru Tidak Boleh untuk Ibu Hamil, Lagi Tren tapi Bahaya!

Anggi Mayasari - wolipop
Sabtu, 11 Apr 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Skincare Ibu Hamil
Foto: Getty Images/iStockphoto/Eva-Katalin
Jakarta -

Ibu hamil perlu hati-hati dalam merawat kulit. Ada bahan skincare yang tidak boleh untuk ibu hamil. Apa saja?

Selama hamil, banyak perubahan terjadi pada tubuh, termasuk kondisi kulit yang bisa jadi lebih sensitif atau mudah bermasalah. Tak heran kalau banyak ibu hamil tetap ingin pakai skincare biar kulit tetap terawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, di tengah tren kecantikan yang terus berkembang, penting banget buat tahu mana bahan skincare terbaru yang tidak boleh untuk ibu hamil supaya tetap aman untuk diri sendiri dan juga calon bayi. Tidak semua kandungan bahan aktif skincare aman dipakai saat hamil.

Banyak produk yang mengandung bahan aktif kuat seperti turunan retinol atau eksfoliator kimia yang lagi hits. Meskipun ampuh buat mengatasi jerawat atau kulit kusam, beberapa bahan ini sebaiknya dihindari dulu selama kehamilan.

ADVERTISEMENT

Berikut adalah bahan skincare terbaru yang tidak boleh untuk ibu hamil:

1. Retinoid dan Turunannya

Retinoid adalah turunan vitamin A yang bisa terserap ke dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan cacat lahir pada janin, terutama jika terpapar dalam jumlah tinggi. Retinoid seperti retinol, jadi bahan anti-aging dan jerawat yang paling sering dibahas dan juga dilarang keras untuk ibu hamil.

Tretinoin, adapalene, dan tazarotene merupakan turunan retinoid yang populer di media sosial. Ini jug jadi bahan skincare terbaru yang tidak boleh untuk ibu hamil.

2. Hydroquinone

Banyak skincare viral yang fokus whitening cepat masih pakai hydroquinone. Bahan yang biasanya ada di produk untuk menghilangkan flek atau hiperpegmentasi ini punya tingkat penyerapan tinggi ke dalam tubuh bisa lebih dari 30-40%, jadi dikhawatirkan ikut masuk ke aliran darah dan memengaruhi janin.

Bahan Skincare Terbaru Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Perbedaan Serum AHA dan BHA

Foto: Getty Images/petrroudny

3. Chemical Exfoliant (AHA, BHA, PHA) Dosis Tinggi

Salicylic acid (BHA), glycolic acid, lactic acid dalam dosis tinggi bisa berdampak pada janin jika terserap berlebihan. Peeling solution 10-30% yang lagi viral hingga toner eksfoliasi harian dengan kadar tinggi tidak boleh untuk ibu hamil.

4. Benzoil Peroxide

Benzoil peroxide jadi bahan skincare yang sering ada di produk acne treatment sebagai obat jerawat populer. Ini perlu dihindari ibu hamil bisa terlalu "keras" untuk kulit yang lebih sensitif. Selain itu, dalam dosis tinggi, ada potensi efek sistemik walau kecil.

5. Chemical Sunscreen

Oxybenzone dan Octinoxate termasuk bahan sunscreen yang lagi banyak dikritik. Ini bisa mengganggu hormon endocrine disruptor yang berpotensi memengaruhi perkembangan janin.

Bahan Skincare Terbaru Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

At home

Foto: iStock

6. Paraben dan Phthalates

Bahan skincare yang dapat mengganggu hormon ini biasanya juga ada di makeup dan parfum. Bisa mengganggu sistem hormon ibu dan janin dan berpotensi berdampak jangka panjang pada perkembangan bayi.

7. Bahan Trending

Beberapa produk skincare yang lagi hype mungkin lebih menggoda sekaligus bikin bingung. Salah satunya esential oil tertentu, meskipun natural tapi tidak selalu aman, karena bisa memicu kontraksi atau iritasi untuk ibu hamil.

Produk high active atau serum viral, misalnya kombinasi multi acid + retinol + brightening jadi bahan skincare terbaru yang tidak boleh untuk ibu hamil. Ini terlalu over power untuk ibu hamil dan dikhawatirkan bisa berbahaya pada janin.

Itulah daftar bahan skincare terbaru yang tidak boleh untuk ibu hamil. Tenang, bukan berarti kamu harus stop pakai skincare sama sekali. Kuncinya ada di pemilihan produk yang lebih aman dan sesuai kebutuhan kulit selama hamil.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads