Dokter Ini Dirikan Hair Care Center untuk Mengatasi Permasalahan Rambut
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 11 Agu 2016 17:56 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita yang bermasalah dengan rambut mereka, mulai dari berminyak, ketombe, hingga rontok. Suhu udara serta gaya hidup menjadi faktor penyebab kerusakan rambut. Oleh sebab itu, beberapa di antaranya melakukan perawatan rambut ke rumah kecantikan demi memiliki mahkota yang indah.
Tentu wanita tidak hanya ingin mempunyai rambut indah tapi juga harus sehat yang akan memberikan kenyamanan setiap saat. Percuma jika rambut Anda berkilau tapi ternyata sering gatal, berketombe, sampai tumbuh 'jerawat' kepala. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada masalah dengan mahkota Anda. Untuk itu, Anda perlu memeriksakan kondisi rambut sejak dini agar mudah diatasi.
Kini ada alat yang bisa mendeteksi masalah rambut Anda secara detail. Alat itu bernama Trichogram yang diperkenalkan oleh dr. Amaranila Lalita Drijono, Sp.KK lewat Hair Care Center di klinik kecantikan pribadinya Rumah Puan, Cilandak, Jakarta Selatan. Alat tersebut mampu menganalisis masalah kulit kepala dan batang rambut Anda secara rinci.
dr. Amaranila menuturkan kalau Trichogram akan memberitahukan masalah rambut Anda secara transparan. Jadi masalah rambut tak hanya dinilai secara kasat mata tapi di-scan menggunakan Trichoscan dan akan terlihat faktor 'sesungguhnya' di balik masalah pada mahkota Anda.
"Kalau mengobati sesuatu itu harus yang objektif jadi pasien bisa lihat langsung di mana masalahnya. Trichogram sama saja kayak rontgen langsung kelihatan di mana masalahnya. Kalau di wajah lebih mudah kelihatan masalahnya langsung, kalau rambut bagaimana? Lebih susah lagi dan ini alat bantu ini pasien bisa lihat. Harus punya alat ukur yang objektif, setelah diobatin dia juga bisa lihat tambah nggak jumlah rambutnya kalau masalahnya kerontokan lewat Trichogram," papar dr. Amaranila saat berbincang secara eksklusif dengan Wolipop ketika soft opening Hair Care Center di Rumah Puan, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).
Ketika Wolipop mencoba langsung Trichogram, kita bisa lihat masalah rambut yang sebenarnya. Saya memiliki rambut tebal dan selalu mengenakan jilbab setiap hari. Masalah yang sering dialami secara kasat mata adalah kerontokan. Rupanya bukan rontok masalah utamanya tapi ketombe.
Sebelum menggunakan alat tersebut, dokter akan mencukur sedikit rambut bagian atas untuk melihat bagaimana pertumbuhannya, kondisi kulit kepala, hingga ketebalan rambut. Bagian yang dicukup akan di-scan menggunakan Trichoscan yang memperlihatkan kondisi rambut sesungguhnya.
Ternyata masalah utama rambut saya adalah ketombe yang disebabkan karena menumpuknya sel kulit mati di atas kepala. Meskipun masalah ketombe masih dalam tahap normal tapi tetap menyebabkan rambut rontok. Maka dari itu perlu perawatan untuk menghilangkan ketombe terlebih dahulu.
Bekerjasama dengan brand perawatan rambut asal Paris, Phyto, dr. Amaranila menggunakan rangkaian produknya untuk mengatasi masalah rambut yang sudah terdeteksi secara detail melalui Trichogram. Phyto akan menyesuaikan produknya dengan masalah rambut pasien.
"Phyto bukan hanya kosmetik tapi kosmetik obat. Kalau kosmetik kan nggak mengubah fungsi kalau obat mengubah fungsi yang berarti Phyto nggak hanya membersihkan untuk perawatan tapi juga 'mengobati' misalnya dengan menggunakan Phytopolleine bisa mengangkat sel kulit mati yang membuat kulit kepala tetap sehat," tambah dr. Amaranila.
Setelah menggunakan Technogram, saya melakukan treatment untuk perawatan rambut ketombe dan rontok. Rambut awalnya akan diberikan Phytopolleine atau pre-shampoo terlebih dahulu untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Ketika menggunakan Phytopolleine rambut terasa dingin dan sedikit 'menggigit'. Aromanya seperti minyak kayu putih. Phyto mengklaim produknya menggunakan ekstrak tumbuh-tumbuhan asli tanpa menggunakan air.
Ibarat kulit wajah atau tubuh, Phytopolleine berguna sebagai scrub. Kemudian didiamkan selama kurang lebih 15 menit dengan tambahan alat ozon yang menutup rambut agar produknya lebih menyerap.
Setelah itu, rambut dicuci menggunakan sampo dari Phyto sebanyak dua kali untuk memastikan rambut benar-benar bersih. Lalu diberikan kondisioner instan berbentuk spray untuk membuat batangnya lebih halus. Terakhir beautician memberikan hair tonic khusus untuk masalah saya yakni ketombe dan rontok dalam tahap normal.
Usai melakukan treatment, rambut dikeringkan menggunakan hair dryer. Setelahnya rambut terasa lebih ringan dan segar. Untuk mencoba perawatan di Hair Care Center, terdapat paket perawatan dengan harga Rp 1,8 juta untuk 6 kali treatment dan Rp 2,4 juta 12 kali treatment menggunakan produk Phyto. Harga tersebut belum termasuk konsultasi dokter dan pembelian rangkaian produk yang bisa dipakai di rumah. (ays/ays)
Tentu wanita tidak hanya ingin mempunyai rambut indah tapi juga harus sehat yang akan memberikan kenyamanan setiap saat. Percuma jika rambut Anda berkilau tapi ternyata sering gatal, berketombe, sampai tumbuh 'jerawat' kepala. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada masalah dengan mahkota Anda. Untuk itu, Anda perlu memeriksakan kondisi rambut sejak dini agar mudah diatasi.
![]() |
Kini ada alat yang bisa mendeteksi masalah rambut Anda secara detail. Alat itu bernama Trichogram yang diperkenalkan oleh dr. Amaranila Lalita Drijono, Sp.KK lewat Hair Care Center di klinik kecantikan pribadinya Rumah Puan, Cilandak, Jakarta Selatan. Alat tersebut mampu menganalisis masalah kulit kepala dan batang rambut Anda secara rinci.
dr. Amaranila menuturkan kalau Trichogram akan memberitahukan masalah rambut Anda secara transparan. Jadi masalah rambut tak hanya dinilai secara kasat mata tapi di-scan menggunakan Trichoscan dan akan terlihat faktor 'sesungguhnya' di balik masalah pada mahkota Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Wolipop mencoba langsung Trichogram, kita bisa lihat masalah rambut yang sebenarnya. Saya memiliki rambut tebal dan selalu mengenakan jilbab setiap hari. Masalah yang sering dialami secara kasat mata adalah kerontokan. Rupanya bukan rontok masalah utamanya tapi ketombe.
Sebelum menggunakan alat tersebut, dokter akan mencukur sedikit rambut bagian atas untuk melihat bagaimana pertumbuhannya, kondisi kulit kepala, hingga ketebalan rambut. Bagian yang dicukup akan di-scan menggunakan Trichoscan yang memperlihatkan kondisi rambut sesungguhnya.
Ternyata masalah utama rambut saya adalah ketombe yang disebabkan karena menumpuknya sel kulit mati di atas kepala. Meskipun masalah ketombe masih dalam tahap normal tapi tetap menyebabkan rambut rontok. Maka dari itu perlu perawatan untuk menghilangkan ketombe terlebih dahulu.
Bekerjasama dengan brand perawatan rambut asal Paris, Phyto, dr. Amaranila menggunakan rangkaian produknya untuk mengatasi masalah rambut yang sudah terdeteksi secara detail melalui Trichogram. Phyto akan menyesuaikan produknya dengan masalah rambut pasien.
"Phyto bukan hanya kosmetik tapi kosmetik obat. Kalau kosmetik kan nggak mengubah fungsi kalau obat mengubah fungsi yang berarti Phyto nggak hanya membersihkan untuk perawatan tapi juga 'mengobati' misalnya dengan menggunakan Phytopolleine bisa mengangkat sel kulit mati yang membuat kulit kepala tetap sehat," tambah dr. Amaranila.
Setelah menggunakan Technogram, saya melakukan treatment untuk perawatan rambut ketombe dan rontok. Rambut awalnya akan diberikan Phytopolleine atau pre-shampoo terlebih dahulu untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Ketika menggunakan Phytopolleine rambut terasa dingin dan sedikit 'menggigit'. Aromanya seperti minyak kayu putih. Phyto mengklaim produknya menggunakan ekstrak tumbuh-tumbuhan asli tanpa menggunakan air.
![]() |
Ibarat kulit wajah atau tubuh, Phytopolleine berguna sebagai scrub. Kemudian didiamkan selama kurang lebih 15 menit dengan tambahan alat ozon yang menutup rambut agar produknya lebih menyerap.
Setelah itu, rambut dicuci menggunakan sampo dari Phyto sebanyak dua kali untuk memastikan rambut benar-benar bersih. Lalu diberikan kondisioner instan berbentuk spray untuk membuat batangnya lebih halus. Terakhir beautician memberikan hair tonic khusus untuk masalah saya yakni ketombe dan rontok dalam tahap normal.
Usai melakukan treatment, rambut dikeringkan menggunakan hair dryer. Setelahnya rambut terasa lebih ringan dan segar. Untuk mencoba perawatan di Hair Care Center, terdapat paket perawatan dengan harga Rp 1,8 juta untuk 6 kali treatment dan Rp 2,4 juta 12 kali treatment menggunakan produk Phyto. Harga tersebut belum termasuk konsultasi dokter dan pembelian rangkaian produk yang bisa dipakai di rumah. (ays/ays)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED













































