Startup Kosmetik Lokal

Mengenal Polka, Lipstik Buatan Indonesia yang Sudah Go International

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 29 Jul 2016 08:35 WIB
Foto: Polka
Jakarta - Belum banyak kosmetik asal Indonesia yang gaungnya sudah terdengar hingga ke luar negeri. Namun brand kosmetik Polka sudah menunjukkan eksistensinya di dunia internasional, bahkan hingga ke Amerika melalui produk riasan bibir yang bernama Matteness Lip Lacquer.

Bagi Anda yang masih belum familiar dengan brand kosmetik tersebut, Polka adalah kosmetik yang dirilis secara online sejak Oktober 2015 oleh empat orang wanita yang memiliki ketertarikan pada lipstik, yakni Desty Uwais, Tiara Adikusumah, Fitri Reksoprodjo, dan Astrid Rahma Novalia. Dihadirkan dengan kemasan warna-warni yang sangat menarik atensi, lipstik tersebut memiliki empat warna mulai dari warna nude, pink, merah, dan ungu.

Diungkapkan oleh Desty selaku Chief Executive Officer, Polka sendiri diambil dari nama tarian folk dance di Eropa Timur. Mengibaratkan tarian yang memiliki spirit dan semangat yang menyenangkan dan dilambangkan oleh bulu merak.

Belum satu tahun berdiri, Polka sudah dikenal hingga ke luar negeri. Saat ini lipstik tersebut dijual di Malaysia, Australia, dan Amerika. Wanita lulusan Finance and Marketing Canning College Perth, Australia itu mengatakan, go international merupakan rencana jangka panjang yang memang sudah termasuk dalam perencanaan, tetapi Tuhan berkata lain dan memuluskan jalan keempatnya untuk merambah pasar internasional.

"Intinya kalau kita menjual secara online kan tanpa batasan. Sebenarnya go international itu sudah rencana jangka panjang tapi Allah kasih jalan. Kami memang ada relasi di luar negeri yang kebetulan kenal. Bahkan sekarang kami dapat pasar baru lagi, dari Filipina," cerita Desty saat berbincang dengan Wolipop di The Promenade, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2016).

Tiara selaku Vice President Brand & Product Development menjelaskan jika mereka berempat memang menginginkan kosmetik yang dirilisnya ini berbasis online e-commerce yang menargetkan para netizen yang tidak hanya berasal dari Indonesia saja. Awalnya, mereka membidik pasar Asia Tenggara namun lebih dulu masuk ke Amerika.

Mudahnya jalan untuk menembus pasar internasional tersebut terjadi berkat komitmen keempatnya dalam menciptakan lipstik yang kriterianya memenuhi standar internasional. Wanita lulusan desain grafis Institut Teknologi Bandung itu menjelaskan, semua kandungan lipstik tidak mengandung zat-zat yang dapat membahayakan tubuh.

"Raw material kita juga no paraben, no mineral dan sudah di setujui oleh FDA. Selain ambil lisensi halal MUI, kami juga ambil lisensi cruelty free di Australia. Jadi memang dari awal kami berkomitmen untuk membuat produk yang benar-benar berkualitas," katanya lagi.

Sejauh ini, respon yang didapatkan tentang lipstiknya cukup beragam. Namun rata-rata komentarnya bernada positif dan banyak yang memesan kembali.

"Kalau di Amerika kebanyakan lip lacquer teksturnya kering seperti cat. Tapi banyak yang bilang lipstik Polka lebih lembab dan tetap matte. Ini seperti hal baru untuk mereka dan banyak yang repeat order. Itu sebagai indikasi penjualan kami jalan dan tiap bulan kami juga kirim ke luar negeri," tutup ibu satu anak itu. (itn/ami)