Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Penyesalan Terbesar Kylie Jenner Terhadap Perubahan Bibirnya

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 14 Jul 2016 09:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Frazer Harrison/Getty Images for Marie Claire
Jakarta - Kylie Jenner menunjukkan perubahan penampilan yang drastis pada pertengahan 2014, dengan bibir baru yang jauh lebih tebal dan penuh. Sontak, bungsu dari klan Kardashian-Jenner ini menjadi perbincangan sekaligus inspirasi kecantikan bagi banyak remaja dan wanita kala itu.

Hingga kini, bibir penuh dan seksi Kylie masih menjadi favorit serta inspirasi makeup para wanita. Bahkan berkat bibir tebal hasil injeksi filler tersebut, wanita berusia 18 tahun itu jadi semakin percaya diri dan memutuskan terjun ke bisnis kecantikan untuk merilis produk makeup bibir yang sukses terjual di seluruh dunia.

Ada cerita menarik di balik bibir Kylie yang tebal itu. Ia mengaku di awal-awal memulai injeksi filler, ukuran bibirnya terlalu besar sehingga wajahnya terlihat tidak proporsional.

Dalam wawancara bersama majalah Allure, pemilik brand Lip Kits by Kylie ini mengatakan bahwa penyesalan terbesar dalam hidupnya adalah membuat bibirnya jadi terlalu besar. Hal itu karena dulu ia terobsesi memiliki bibir yang penuh dan tebal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku membuat bibirku sedikit terlalu besar saat itu. Aku terlalu bersemangat dan merasa perlu untuk melakukannya (injeksi filler) lebih banyak," tutur Kylie.

Melihat penampilan bibir Kylie yang dirasa sudah berlebihan, kakak-kakaknya pun mencoba mengerem tindakan kekasih rapper Tyga ini. Sadar sudah mulai 'ketagihan' filler, ia pun kembali ke klinik untuk memperbaiki bentuk dan ukuran bibirnya.

"Lalu aku harus kembali ke klinik dan memperbaikinya, dan itu proses yang sangat gila. Untunglah aku tidak berakhir muncul di Botched (reality show yang menampilkan kegagalan operasi plastik -red)," tuturnya.

Sebelumnya Kylie juga sempat mengutarakan penyesalannya soal filler bibir di New York Times, September 2015 lalu. Ia mengaku terlalu antusias ketika pertama kali mencoba filler sehingga ingin melakukannya lagi dan lagi.

Kini Kylie masih rutin melakukan filler namun dengan hasil yang lebih natural. Ia menolak operasi plastik untuk mengubah bibirnya secara permanen, untuk mengantisipasi jika suatu saat Kylie ingin bibirnya kembali seperti sedia kala.

"Aku merekomendasikan siapa saja yang ingin melakukannya, pilih filler yang hanya bertahan selama dua hingga empat bulan. Memang sih, merepotkan bila harus bolak-balik (klinik) tapi kamu jadi punya pilihan jika mau berhenti," pungkasnya. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads