Ini Zat dalam Kuteks yang Perlu Dihindari Agar Tak Ganggu Kesuburan
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 12 Apr 2016 10:34 WIB
Jakarta
-
Mengaplikasi kuteks pada jari-jari tangan dan kaki menjadi hobi sebagian wanita. Kuku-kuku yang diwarnai memang bisa menjadikan tampilan lebih menarik dan feminin. Sebagian wanita bahkan kerap pergi ke salon untuk mendapatkan nail art yang lebih cantik.
Meski dapat mempercantik penampilan, Anda perlu hati-hati dalam memilih produknya. Karena sejumlah bahan kimia pada beberapa cat kuku diklaim berpengaruh buruk pada hormon. Hal tersebut juga disampaikan oleh ahli hormon bernama Alisa Vitti.
Menurutnya, zat berbahaya dalam kuteks dapat menggangu kerja sistem endokrin, bisa berpengaruh pada kesuburan, serta memperparah gejala PMS.
Agar terhindar dari hal-hal tersebut, perhatikan jenis kandungan cat kuku sebelum membelinya. Waspada pada produk dengan material, seperti toluene, formaldehyde, DBP, resin, dan camphor.
"Beberapa dari bahan-bahan ini akan terserap, karena kuku adalah jaringan hidup. Misalnya DBP yang bisa dikategorikan sebagai phthalate adalah perusak endokrin yang menyerupai estrogen dalam tubuh dan diketahui bisa merusak kesuburan," ungkap Alisa kepada Style Caster.
Bukan hanya pada kuteks, bahan berbahaya juga sering tersedia dalam pembersih cat kuku. Misalnya saja tolune yang merupakan neurotoxin dan sudah dilarang penggunaannya di Eropa. Sementara material formaldehyde sering dikaitkan dengan penyakit kanker, masalah kesuburan, dan peningkatan angka keguguran.
Ternyata bukan hanya menggunakan kuteks saja yang dapat memicu terganggunya hormon. Berada di salon juga dapat membuat Anda terpapar zat-zat berbahaya itu.
Terdengar menyeramkan, Anda tidak perlu benar-benar menghindari penggunaan cat kuku atau pergi ke salon. Cari saja produk berkualitas yang tidak banyak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti yang sudah disebutkan di atas. Pilih pula salon yang menyediakan opsi kuteks dan pembersihnya yang terbukti aman. (ami/ami)
Meski dapat mempercantik penampilan, Anda perlu hati-hati dalam memilih produknya. Karena sejumlah bahan kimia pada beberapa cat kuku diklaim berpengaruh buruk pada hormon. Hal tersebut juga disampaikan oleh ahli hormon bernama Alisa Vitti.
Menurutnya, zat berbahaya dalam kuteks dapat menggangu kerja sistem endokrin, bisa berpengaruh pada kesuburan, serta memperparah gejala PMS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa dari bahan-bahan ini akan terserap, karena kuku adalah jaringan hidup. Misalnya DBP yang bisa dikategorikan sebagai phthalate adalah perusak endokrin yang menyerupai estrogen dalam tubuh dan diketahui bisa merusak kesuburan," ungkap Alisa kepada Style Caster.
Bukan hanya pada kuteks, bahan berbahaya juga sering tersedia dalam pembersih cat kuku. Misalnya saja tolune yang merupakan neurotoxin dan sudah dilarang penggunaannya di Eropa. Sementara material formaldehyde sering dikaitkan dengan penyakit kanker, masalah kesuburan, dan peningkatan angka keguguran.
Ternyata bukan hanya menggunakan kuteks saja yang dapat memicu terganggunya hormon. Berada di salon juga dapat membuat Anda terpapar zat-zat berbahaya itu.
Terdengar menyeramkan, Anda tidak perlu benar-benar menghindari penggunaan cat kuku atau pergi ke salon. Cari saja produk berkualitas yang tidak banyak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti yang sudah disebutkan di atas. Pilih pula salon yang menyediakan opsi kuteks dan pembersihnya yang terbukti aman. (ami/ami)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































