Liputan Khusus Bekas Jerawat
Wajah Bebas Jerawat, Mengapa Masih Ada Bekasnya? Ini Penyebabnya
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 11 Mar 2016 08:52 WIB
Jakarta
-
Bekas jerawat menjadi salah satu permasalah kulit yang seringkali mengganggu penampilan para wanita. Pasalnya, ada beberapa bekas jerawat yang sulit ditutupi sekalipun menggunakan concealer dan makeup tebal.
Bekas jerawat pun bermacam-macam jenisnya, ada yang berwarna hitam kemerahan, hingga yang berbentuk cekungan dan membuat wajah tidak mulus. Lantas apa saja yang menyebabkan timbulnya bekas jerawat?
Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK menuturkan, bekas jerawat timbul karena peradangan jerawat di dalam jaringan kulit yang cukup dalam. "Kalau tidak terlalu dalam, bekas jerawat akan cepat hilang. Biasanya bekas jerawat warnanya hitam dan merah," tuturnya saat berbincang dengan Wolipop belum lama ini.
Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan
Sementara itu menurut dr. Whitney Bowe, seorang ahli kecantikan asal Amerika, bekas jerawat tidak hanya terbentuk karena jerawat yang dipencet-pencet saja. Ada beberapa jenis jerawat yang memang bisa meninggalkan bekas di wajah meskipun Anda tidak memegang atau memencetnya.
"Ada beberapa luka jerawat yang terasa sakit di bagian bawah kulit dan itu tidak benar-benar terkena permukaan kulit. Di sana terjadi peradangan," ujarnya seperti dikutip dari Huffington Post.
Luka yang disebut dengan cystic ini adalah peradangan jerawat yang melibatkan banyak sel darah putih dan enzim yang banyak di area tersebut sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Hingga akhirnya saat tubuh berusaha memperbaiki dengan sendirinya timbulah bekas jerawat tersebut.
Dilansir dari situs American Academy of Dermatology, bekas jerawat timbul ketika jerawat menembus lapisan kulit yang cukup dalam dan merusak jaringan di bawahnya. Ketika jerawat mulai menghilang, tubuh akan mencoba untuk memperbaiki kerusakan ini.
Saat proses penyembuhan jerawat, tubuh akan memproduksi kolagen, yakni suatu protein yang menyusun tubuh manusia yang jumlahnya mencapai sekitar 30 persen lebih dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan juga kulit.
Jika tubuh menghasilkan kolagen dalam jumlah yang sangat sedikit atau terlalu banyak, makan bekas jerawat pada wajah dapat jelas terlihat. Sedangkan jenis bekat luka tersebut tergantung pada seberapa banyak tubuh memproduksi kolagen. (itn/eny)
Bekas jerawat pun bermacam-macam jenisnya, ada yang berwarna hitam kemerahan, hingga yang berbentuk cekungan dan membuat wajah tidak mulus. Lantas apa saja yang menyebabkan timbulnya bekas jerawat?
Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK menuturkan, bekas jerawat timbul karena peradangan jerawat di dalam jaringan kulit yang cukup dalam. "Kalau tidak terlalu dalam, bekas jerawat akan cepat hilang. Biasanya bekas jerawat warnanya hitam dan merah," tuturnya saat berbincang dengan Wolipop belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut dr. Whitney Bowe, seorang ahli kecantikan asal Amerika, bekas jerawat tidak hanya terbentuk karena jerawat yang dipencet-pencet saja. Ada beberapa jenis jerawat yang memang bisa meninggalkan bekas di wajah meskipun Anda tidak memegang atau memencetnya.
"Ada beberapa luka jerawat yang terasa sakit di bagian bawah kulit dan itu tidak benar-benar terkena permukaan kulit. Di sana terjadi peradangan," ujarnya seperti dikutip dari Huffington Post.
Luka yang disebut dengan cystic ini adalah peradangan jerawat yang melibatkan banyak sel darah putih dan enzim yang banyak di area tersebut sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Hingga akhirnya saat tubuh berusaha memperbaiki dengan sendirinya timbulah bekas jerawat tersebut.
Dilansir dari situs American Academy of Dermatology, bekas jerawat timbul ketika jerawat menembus lapisan kulit yang cukup dalam dan merusak jaringan di bawahnya. Ketika jerawat mulai menghilang, tubuh akan mencoba untuk memperbaiki kerusakan ini.
Saat proses penyembuhan jerawat, tubuh akan memproduksi kolagen, yakni suatu protein yang menyusun tubuh manusia yang jumlahnya mencapai sekitar 30 persen lebih dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan juga kulit.
Jika tubuh menghasilkan kolagen dalam jumlah yang sangat sedikit atau terlalu banyak, makan bekas jerawat pada wajah dapat jelas terlihat. Sedangkan jenis bekat luka tersebut tergantung pada seberapa banyak tubuh memproduksi kolagen. (itn/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
2
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
3
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
4
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
5
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
MOST COMMENTED











































