Jangan Minder, Ini Keuntungan Jadi Wanita Indonesia yang Punya Wajah Bulat
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 22 Feb 2016 14:35 WIB
Jakarta
-
Keanekaraman ras dan suku membuat Indonesia memiliki karakter wajah yang beragam. Meski bervariasi, tapi umumnya proporsi wajah orang Indonesia sama.
Dijelaskan Dr. Adri Prasetyo, SpKK, rata-rata orang Indonesia memiliki wajah yang bulat dan datar. Proporsi wajah seperti itu kerap dinilai kurang menarik. Padahal, seharusnya orang Indonesia, terutama wanita harus berbangga hati. Itu karena wajah bulat tidak membuat Anda terlihat tua.
"Jumlah lemak kita lebih banyak karena wajah kita bulat dan wajah orang barat cenderung cekung. Orang yang semakin banyak komposisi lemaknya maka cekungan di wajahnya cenderung sedikit sehingga dia kelihatan lebih muda," terang Dr. Adri saat ditemui di acara Belotero di Hotel Grand Hyatt, Jakarta baru-baru ini.
Faktor lainnya yang membuat orang Indonesia tidak cepat keriput adalah warna kulit. Kulit orang Indonesia yang kecoklatan memberikan manfaat terhadap dampak buruk pada sinar matahari. Dr. Adri menganalogikan kulit dengan payung.
"Kulit kita warnanya cokat sehingga matahari tidak gampang merusak kulit. Coba saja, kalau pakai payung putih dan hitam. Maka payung putih tetap tembus matahari. Berbeda jika menggunakan payung hitam yang tidak mudah tembus sehingga perlindungan kita lebih baik," jelas pria asal Surabaya itu.
Matahari menjadi salah satu 'penyumbang' terbesar dari terjadinya kerutan. Sinar UV yang menembus ke dalam kulit akan merusak jaringan kulit sehingga kulit lebih cepat mengalami keriput dan penuaan.
(kik/eny)
Dijelaskan Dr. Adri Prasetyo, SpKK, rata-rata orang Indonesia memiliki wajah yang bulat dan datar. Proporsi wajah seperti itu kerap dinilai kurang menarik. Padahal, seharusnya orang Indonesia, terutama wanita harus berbangga hati. Itu karena wajah bulat tidak membuat Anda terlihat tua.
"Jumlah lemak kita lebih banyak karena wajah kita bulat dan wajah orang barat cenderung cekung. Orang yang semakin banyak komposisi lemaknya maka cekungan di wajahnya cenderung sedikit sehingga dia kelihatan lebih muda," terang Dr. Adri saat ditemui di acara Belotero di Hotel Grand Hyatt, Jakarta baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kulit kita warnanya cokat sehingga matahari tidak gampang merusak kulit. Coba saja, kalau pakai payung putih dan hitam. Maka payung putih tetap tembus matahari. Berbeda jika menggunakan payung hitam yang tidak mudah tembus sehingga perlindungan kita lebih baik," jelas pria asal Surabaya itu.
Matahari menjadi salah satu 'penyumbang' terbesar dari terjadinya kerutan. Sinar UV yang menembus ke dalam kulit akan merusak jaringan kulit sehingga kulit lebih cepat mengalami keriput dan penuaan.
(kik/eny)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
3
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
4
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
5
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
MOST COMMENTED











































