Waspada, Pakai Kuteks Berisiko Alami Gangguan Hormon
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 25 Jan 2016 15:20 WIB
Jakarta
-
Kuteks mampu melengkapi penampilan secara keseluruhan. Dengan pilihan warna yang bervariasi, tampilan jari-jemari akan semakin cantik. Tapi, di balik warna-warna kuteks yang menarik ternyata terdapat kandungan berbahaya bagi kesehatan.
Penelitian dari Duke University dan Enviromental Working Group (EWP) menemukan bahwa kuteks mengandung bahan kimia berbahaya. Penelitian tersebut mengungkapkan kuteks bisa mengancam kesehatan, terutama bagi orang yang terlalu sering menggunakan cat kuku.
Seperti dikutip SevenTeen, bahan kimia berbahaya itu adalah Triphenyl phosphate atau TPHP yang berfungsi membuat produk kuteks tahan lama. Bahan tersebut juga digunakan untuk membuat plastik. Menurut penelitian, TPHP dapat mengganggu hormon karena kandungannya dapat menyerap pada tubuh dan masuk ke aliran darah.
Setelah melalui uji coba pada binatang, ditemukan bahwa terdapat gangguan reproduksi pada hewan. Dalam riset yang berbeda, TPHP dapat berdampak pada kegemukan. Namun, riset tersebut belum diteliti lebih lanjut apakah memang sudah pasti bahwa zat tersebut memengaruhi peningkatan berat badan. Tapi yang pasti zat TPHP bisa mengganggu hormon.
Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama
Fakta tersebut terungkap setelah EWP melakukan penelitian pada lebih dari tiga ribu cat kuku, dan 49 persen diantaranya mengandung zat berbahaya tersebut. Terlebih lagi kebanyakan dari kuteks tersebut tidak menuliskan kandungan TPHP di label kemasannya.
TPHP bahkan terkandung pada produk cat kuku yang sudah populer. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, EWP telah merilis daftar cat kuku yang memiliki kandungan TPHP di website resminya.
EWP kemudian membuat petisi yang mengumumkan bahwa perusahaan kosmetik yang memproduki kuteks agar tidak lagi menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut. Demi kesehatan, EWP memberikan saran ketika menggunakan kuteks; jangan terlalu sering menggunakan cat kuku dan ketahui brand apa saja yang mengandung TPHP. Tips lainnya, hindari menghirup aroma cat kuku karena semakin kuat baunya, itu tanda tingginya kadar racun pada produk. (kik/hst)
Penelitian dari Duke University dan Enviromental Working Group (EWP) menemukan bahwa kuteks mengandung bahan kimia berbahaya. Penelitian tersebut mengungkapkan kuteks bisa mengancam kesehatan, terutama bagi orang yang terlalu sering menggunakan cat kuku.
Seperti dikutip SevenTeen, bahan kimia berbahaya itu adalah Triphenyl phosphate atau TPHP yang berfungsi membuat produk kuteks tahan lama. Bahan tersebut juga digunakan untuk membuat plastik. Menurut penelitian, TPHP dapat mengganggu hormon karena kandungannya dapat menyerap pada tubuh dan masuk ke aliran darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama
Fakta tersebut terungkap setelah EWP melakukan penelitian pada lebih dari tiga ribu cat kuku, dan 49 persen diantaranya mengandung zat berbahaya tersebut. Terlebih lagi kebanyakan dari kuteks tersebut tidak menuliskan kandungan TPHP di label kemasannya.
TPHP bahkan terkandung pada produk cat kuku yang sudah populer. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, EWP telah merilis daftar cat kuku yang memiliki kandungan TPHP di website resminya.
EWP kemudian membuat petisi yang mengumumkan bahwa perusahaan kosmetik yang memproduki kuteks agar tidak lagi menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut. Demi kesehatan, EWP memberikan saran ketika menggunakan kuteks; jangan terlalu sering menggunakan cat kuku dan ketahui brand apa saja yang mengandung TPHP. Tips lainnya, hindari menghirup aroma cat kuku karena semakin kuat baunya, itu tanda tingginya kadar racun pada produk. (kik/hst)
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Kesehatan
Resolusi 2026 yang Paling Penting! Rutin Cek Kesehatan Tanpa Harus ke Lab
Olahraga
Skuter Elektrik e-Buy: Pilih yang Tangguh Jarak Jauh atau Ringkas Buat Mobilitas Santai?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Most Popular
1
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
2
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
3
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
4
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
5
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
MOST COMMENTED











































