Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Filler Bibir ala Kylie Jenner Jadi Tren Internasional, Bagaimana di Indonesia?

Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 22 Jan 2016 14:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Jason Merritt/Getty Images for InStyle
Jakarta - Kylie Jenner dengan bibir tebalnya hasil dari suntik filler menjadi tren di luar negeri, khususnya Amerika. Ahli bedah plastik dari Manhattan, Dr. Douglas Steinbrech juga telah memprediksi bahwa bibir tebal seperti adik tiri Kim Kardashian itu bahkan akan semakin populer.

Lalu bagaimana tren tersebut di Indonesia? Apakah wanita Indonesia berminat menebalkan bibir dengan cara filler?

Menurut dr. Phery Cen, ahli aestetik di klinik kecantikan Crystal Clinic, wanita Indonesia kini sudah tidak segan melakukan perawatan seperti filler, di wajah dan juga bibir. Meski begitu, wanita Indonesia lebih suka hasil yang natural.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah banyak yang melakukan filler bibir, tapi ukurannya tidak berani sebesar itu (Kylie Jenner)," jelas dokter yang kerap memberikan training filler dan botoks itu.

Banyak klien dr. Phery menggunakan filler di bibir hanya untuk mempertegas garis bibir dan filtrum--lekukan vertikal di bagian tengah bibir atas--. Fungsinya adalah untuk membentuk bibir menjadi tampak lebih tegas dan proporsional.

Sama seperti tren kecantikan di luar negeri, di Indonesia pun memperbaiki kontur wajah agar menjadi tirus juga diminati. "Untuk usia 20 sampai 30an banyak yang meng-upgrade penampilan mereka dengan chin augment (memanjangkan dagu) dengan filler," kata dr. Phery. Ketika dagu lebih lancip, otomatis wajah terlihat lebih tirus.

Selain perawatan-perawatan tersebut, botoks wajah untuk menghilangkan kerutan dan mengencangkan wajah masih terus diminati sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dr. Phery memprediksi tahun ini semakin banyak wanita Indonesia yang akan melakukan botoks dan filler.

"Masih diminati karena tidak ada downtime. Setelah botoks dan filler orang bisa melakukan aktifitas. Kalau hasil filler bagus mengapa harus operasi, begitu pemikiran orang Indonesia," jelas pria 41 tahun itu.

Untuk operasi plastik orang Indonesia memang masih segan untuk melakukannya. Karena dianggap perawatan tersebut ekstrem dan takut jika hasilnya tidak natural. (kik/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads