Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Menghias Kuku dengan 'Pecahan Kaca' yang Jadi Tren di Korea

Intan Kemala Sari - wolipop
Rabu, 21 Okt 2015 14:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram Park Eun Kyung
Jakarta - Inovasi Korea Selatan dalam menciptakan produk kecantikan seolah tidak ada habisnya. Setelah sukses 'mendobrak' dunia dengan produk kosmetik bb cream dan tren lipstik gradasi, kali ini Negeri Ginseng kembali menghadirkan tren terbaru dalam menghias kuku.

Tren menghias kuku ini disebut-sebut sebagai tren yang unik kuku dihias dengan menggunakan 'pecahan kaca'. Namun jangan khawatir, pecahan kaca tersebut tidak berbahaya dan aman untuk digunakan karena bukanlah pecahan kaca sebenarnya, melainkan dengan potongan aluminium foil atau kertas kaca yang hasil akhirnya mirip seperti efek hologram.

Adalah Park Eun Kyung, seorang manicurist yang berbasis di Seoul yang pertamakali mengunggah foto kuku kliennya ke dalam akun Instagramnya. Kuku sang klien ditempel dengan kertas potongan kertas berbentuk prisma yang akan membiaskan pantulan warna berbeda jika dilihat dari berbagai sisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantulan warna seperti ungu dan hijau toska atau nuansa perak dan oranye muda menjadi kombinasi warna unik agar riasan kuku lebih menarik atensi. Cara membuatnya cukup mudah, cukup pulaskan warna dasar pada seluruh kuku, kemudian potong kertas kaca dalam bentuk prisma atau trapesium untuk menciptakan pola serpihan kaca yang tampak nyata.

Seni menghias kuku ini langsung populer di jejaring sosial media. Dengan tagar #glassnails, ada sekitar empat ribu foto yang diunggah. Park mengaku, inspirasi yang didapatnya berasal dari abalone, yakni sejenis kerang laut yang akan memancarkan sinar jika terkena pantulan cahaya.

Dilansir dari Refinery29, tren ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan wanita muda Korea. Banyak salon kuku yang turut meniru seni menghias kuku tersebut. Bahkan, Eun Kyung kini bekerja sama dengan salah satu perusahaan kosmetik Korea untuk memproduksi stiker kuku agar banyak wanita yang bisa melakukannya di rumah tanpa harus pergi ke salon kecantikan.

(int/int)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads