Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Lipstik Lokal Jadi Incaran

Mencoba 7 Lipstik Lokal Bertekstur Matte, Wardah Hingga Purbasari

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 25 Sep 2015 13:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Intan Kemala Sari/Wolipop
Jakarta - Tidak kalah dengan produk kosmetik asal luar negeri, lipstik produksi dalam negeri semakin diincar oleh para pecinta dunia kecantikan. Salah satu alasan wanita turut menggandrunginya adalah dari segi harga yang relatif terjangkau.

Sama seperti industri kecantikan luar negeri yang kini tengah mempopulerkan lipstik bertekstur matte, brand-brand kosmetik asal Indonesia seperti Purbasari, Wardah, Caring, dan PAC juga turut merilis beberapa lipstik matte. Wolipop pun tertarik untuk mencoba lipstik matte tersebut dan telah merangkum keunggulan dan kekurangan dari masing-masing brand. Seperti apa?

1. Wardah

Lipstik yang diproduksi di Tangerang, Jawa Barat ini memiliki pigmentasi warna yang sangat pekat. Saat dipulaskan ke bibir, warnanya langsung terlihat nyata. Hasil akhirnya pun bertekstur matte dan tidak membuat bibir kering serta pecah-pecah. Menariknya, ada banyak pilihan warna mulai dari nude, oranye, pink, hingga merah dan sudah mengantongi sertifikat halal.

Warna dengan nomor kode 12 Lustrous Red yang Wolipop coba, sekilas mirip dengan salah satu warna lipstik dari brand asal Amerika, Lime Crime. Wardah juga tersedia di berbagai gerai-gerai kecantikan sehingga mudah untuk menemukannya.

Saat digunakan tercium aroma khas lipstik meskipun tidak terlalu menyengat. Sayangnya lipstik Wardah kurang tahan lama. Setelah makan dan minum, warna lipstik cepat hilang walaupun masih menempel di bibir samar-samar.

2. PAC

Begitu Wolipop memulaskan lipstik ini ke bibir, samar-samar tercium aroma manis seperti buah-buahan. Cocok bagi Anda yang memang menggemari kosmetik beraroma. Satu hal yang disukai dari lipstik ini adalah kemasannya yang elegan dan kokoh, serta tidak membuat bibir kering dan lengket.

Sayangnya, lipstik dengan nomor kode 07 Sweet Mocha ini tidak benar-benar mengering layaknya lipstik matte pada umumnya. Teksturnya yang ringan dan melembabkan justru membuat lipstik ini mudah terhapus saat digunakan untuk makan dan minum sehingga Anda harus memulaskannya kembali. Untuk soal harga, lipstik ini dibanderol cukup mahal, yakni Rp 124 ribu.

3. La Tullipe

Brand kecantikan yang diproduksi di Sidoarjo, Jawa Timur ini merilis lipstik matte bernama Matt Lipstick dengan nomor seri 212 Virgin Tree. La Tullipe memiliki kemasan lipstik nuansa abu-abu yang kokoh dan elegan dengan harga sekitar Rp 50 ribuan. Saat digunakan untuk makan dan minum, warna lipstik ini tidak hilang seluruhnya, namun masih tetap menempel di bibir dan mirip seperti lip stain.

Namun yang menjadi kekurangannya, lipstik ini harus dipulaskan berulang kali hingga warnanya benar-benar pekat. Saat dioleskan pun, lipstiknya tidakk terlalu matte dan mengeluarkan sedikit aroma tetapi tidak menganggu indera penciuman. Selain itu, pilihan warnanya pun tidak terlalu banyak.

4. Caring Color

Brand yang masih satu perusahaan dengan PAC ini merilis lipstik bernama Everlasting Lip Colour dengan kemasan yang ramping sehingga memudahkan Anda memasukannya ke dalam pouch makeup. Lipstik dengan nomor kode 03 Lavish Cranberry ini mempunya ujung lancip sehingga memulasnya menjadi lebih mudah dan rapi. Harganya pun terjangkau, sekitar Rp 50 ribuan dan sudah dilengkapi dengan sertifikat halal.

Lipstik ini juga berfungsi untuk melembabkan bibir namun sayangnya hasil akhirnya sama sekali tidak bertekstur matte. Lipstik ini membuat bibir terasa tebal karena teksturnya yang licin.

5. Mineral Botanica

Meski baru memasuki industri kecantikan Indonesia beberapa bulan lalu, namun lipstik dari brand asli Jakarta ini telah melakukan banyak riset sebelum meluncurkan produk-produknya. Salah satu produk yang dirilis adalah lipstik cair dengan tekstur sedikit creamy dengan kuas aplikator yang lancip sehingga membingkai bibir lebih mudah.

Saat dioleskan pertamakali, warna yang dihasilkan langsung terlihat pekat dan mengering dengan cepat. Lipstik ini juga cukup terjangkau dan dibanderol sekitar Rp 60 ribuan. Keunggulan lainnya adalah, semua produk dari Mineral Botanica, termasuk lipstik ini, tidak mengandung paraben, yakni bahan pengawet berbahaya.

Namun Anda harus sedikit bersabar untuk membelinya, karena untuk saat ini Mineral Botanica hanya bisa dibeli di toko-toko kecantikan tertentu dan secara online saja. Pilihan warnanya pun juga cenderung sedikit, dari enam pilihan warna, hanya empat warna yang tersedia. Lipstik matte bernama Soft Matte Lip Cream ini juga terdengar familiar, karena nama yang sama juga telah digunakan brand Amerika, NYX terlebih dahulu untuk salah satu produk lipstiknya.

6. Dissy

Merk yang satu ini mungkin belum begitu familiar di telinga Anda. Brand kosmetik milik aktris sekaligus penyanyi Ussy Sulistiawaty ini baru saja merilis produk terbarunya yang bernama Lip Matte minggu lalu. Ada 10 warna yang ditawarkan mulai dari nude, pink, hingga merah.

Kemasannya berbentuk seperti lipstik cair pada umumnya yang dilengkapi dengan kuas aplikator dan cepat mengering begitu dipulaskan. Harganya pun cukup terjangkau, yakni Rp 79 ribu.

Namun saat didiamkan beberapa saat, lipstik yang diproduksi di Bekasi ini membuat bibir terasa kering dan 'berat' saat dipakai. Selain itu, teksturnya yang cair membuat bibir terasa lengket.

7. Purbasari

Lipstik yang tengah menjadi incaran oleh para pecinta kecantikan ini memang memiliki hasil akhir matte. Namun jika diperhatikan lebih detail, terdapat sedikit shimmer yang tidak terlalu terlihat setelah lipstik diaplikasikan di bibir.

Tekstur lipstik Purbasari ini ringan dan tidak lengket di bibir. Lipstik ini mengeluarkan aroma yang pada beberapa orang akan membuat mereka terganggu. Dari sisi harga, lipstik Purbasari termasuk murah, yakni sekitar Rp 28 ribu hingga Rp 35 ribu.

Meski harganya terjangkau, namun agak susah mencari lipstik yang tersedia dalam 10 varian warna ini. Anda harus 'siap' mengitari toko-toko kecantikan yang ada di dalam pasar tradisional atau membeli secara online. Kekurangan lainnya, warna lipstik ini baru benar-benar terlihat saat Anda mengolesnya sebanyak tiga hingga empat kali. Selain itu, kemasannya pun cenderung tipis, maka dari itu Anda harus berhati-hati karena suatu saat lipstik bisa lepas dari kemasannya.

(itn/itn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads