Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bisnis Makeup Bekas

Cerita Pelaku Bisnis Makeup Second yang Rugi Walau Diserbu Pembeli

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 04 Sep 2015 10:43 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Mengoleksi makeup menjadi salah satu kesenangan tersendiri bagi wanita. Hal itu juga yang dirasakan oleh Dianti, wanita 26 tahun yang sangat hobi mengumpulkan makeup. Dari sekian banyak kosmetik miliknya, ia sangat gemar mengumpulkan eyeshadow, alas bedak, dan lipstik. Semua kosmetik didapatkannya dari hasil 'memburu' di online shop, atau menitip teman yang kebetulan sedang pergi ke luar negeri.

Kepada Wolipop, wanita yang akrab disapa Anti ini mengaku ia termasuk orang yang sangat impulsif dalam membeli kosmetik. "Satu merek lipstik saja aku bisa beli tiga sampai empat warna sekaligus. Karena aku nggak mungkin beli cuma satu, habisnya nanggung," ceritanya pada Wolipop via telepon, Kamis, (3/9/2015).

Padahal, harga satu lipstik yang dibelinya tidaklah murah, yakni sekitar Rp 230 ribu. Meski harga yang cukup tinggi, ia tidak segan-segan mengeluarkan kocek berlebih demi mendapatkan barang yang sudah diidam-idamkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi sayangnya, tidak semua warna lipstik atau alas bedak cocok di kulitnya. Misalnya saja, ia pernah membeli lipstik dengan warna ungu tua karena menurutnya warna itu jarang sekali ditemukannya. Ternyata setelah dipulaskan, wajahnya justru terlihat 'galak' dan tampak tua. Begitu pula dengan foundation atau alas bedak. Berbagai warna telah ia coba namun sayangnya ada beberapa warna yang terlalu putih atau terlalu kuning saat dipakai di wajah.

"Aku bingung, mau diapain nih makeup-nya. Kan sayang banget kalau nggak dipakai, soalnya aku hanya pakai satu sampai dua kali saja. Lalu temanku bilang, kenapa nggak dijual lagi aja," tutur karyawati yang bekerja di suatu bank swasta itu.

Akhirnya Anti mulai meluangkan waktu luangnya di akhir pekan untuk menggelar garage sale makeupnya. Ada sekitar 20 kosmetik yang siap dilelang kembali melalui akun instagram pribadinya.

Setiap barang yang dijual selalui ia berikan keterangan lengkap seperti kapan membelinya, berapa harga aslinya, bagaimana bentuk fisik dan kondisi kosmetiknya, serta tanggal kedaluwarsanya. Untungnya, antusias yang didapat sangat baik. Dalam waktu kurang dari seminggu, makeup yang dibelinya saat 'lapar mata' habis tak tersisa.

"Ya aku juga jualnya dengan harga murah. Kira-kira sekitar 20 sampai 50 persen lebih murah. Memang sih sudah pasti rugi kalau dihitung-hitung, tetapi itu lebih baik daripada menumpuk saja di kamar," lanjut wanita yang gemar dengan lipstik matte tersebut.

Tak hanya Anti saja, salah seorang blogger kecantikan, Ririe Prameswari juga pernah menjual makeup yang dimilikinyadi suatu situs jual beli online. Harga jualnya pun juga terbilang murah, yakni sekitar 30 sampai 50 persen dari harga aslinya. "Kalau aku jualnya kemahalan nanti nggak ada yang beli, kan sayang kalau dibuang begitu saja," ujar wanita 25 tahun itu pada Wolipop, Senin, (31/8/2015).

Barang-barang yang dijualnya sangat beragam, di antaranya adalah produk perawatan tubuh seperti body lotion dan pelembab petroleum jelly. Wanita yang memulai blognya sejak tahun 2013 itu mengungkapkan, produk yang dijualnya langsung habis dalam sehari. "Lumayan ya, jadinya kamar aku nggak seperti 'gudang' lagi," tutup Ririe.

(itn/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads