Wanita dengan Wajah Rusak Akibat Tersiram Air Keras Buat Tutorial Makeup
Organisasi Make Love Not Scars belum lama ini mempublikasi sebuah video tutorial yang menyentuh hati banyak orang. Video tersebut menceritakan seorang wanita berusia 18 tahun bernama Reshma yang ingin menunjukkan cara menggunakan lipstik merah secara sempurna.
Namun Reshma bukan wanita biasa. Ia adalah korban serangan air keras yang membuat wajahnya terluka. Terlepas dari fisiknya, video bertajuk How To Get Perfect Lips tersebut berhasil menunjukkan jika Reshma tetap wanita yang sempurna. Tutorial tersebut juga dimaksudkan untuk menghentikan penjualan air keras secara bebas.
Awalnya, video berdurasi satu menit tersebut berjalan seperti tutorial kebanyakan. Sebelum mulai memakai lipstik, wanita asal Mumbai, India itu memberikan tips agar kulit mati bibir terangkat dan membuatnya lebih lembab. Ia pun menyikat serta mengenakan lip balm. Kemudian Reshma menyarankan agar bibir dibingkai dengan lip liner yang berwarna serupa dengan lipstik. Setelah itu perona bibir merah siap diaplikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terakhir, tips paling penting. Anda akan menemukan lipstik merah dengan mudah di pasar sama seperti air keras. Ini adalah alasan mengapa ada seorang gadis yang menjadi korban serangan air keras setiap harinya. Jadi klik tautan di bawah ini dan bantu larangan penjualan air keras secara bebas," kata Reshma dalam video yang sudah ditonton lebih dari 120.000 kali itu.
Reshma merupakan salah satu dari banyak wanita di India yang menjadi korban serangan air keras. Ia disiram cairan asam pekat oleh kakak ipar dan beberapa saudara saat hendak pergi ke sekolah. Peristiwa itu tentu menyebabkan fisiknya jadi kurang sempurna. Wanita muda ini kehilangan satu mata kiri dan sebagian mata kanannya. Berkat kampanye IndieGoGo, Reshma sudah menjalani operasi rekonstruksi wajah senilai Rp 128 jutaan.
Video ini dibuat oleh sebuah organisasi India yang miris melihat semakin banyaknya korban serangan air keras. Pemerintah setempat pun sudah berusaha untuk menanggulangi dengan mengembangkan software untuk melarang dan melacak pembelian cairan itu. Meski begitu, air keras tetap mudah dibeli. Harganya bahkan senilai dengan sebungkus mie yakni Rp 2 ribuan untuk 750 ml.
(ami/ami)











































