Sunscreen Dalam Bentuk Krim atau Spray, Mana yang Lebih Baik?
Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 22 Agu 2015 09:51 WIB
Jakarta
-
Kini beberapa brand sudah meluncurkan sunscreen dalam bentuk spray yang praktis digunakan untuk sehari-hari. Seperti L'Oreal Paris yang baru saja mengeluarkan sunscreen yang pemakaiannya hanya disemprot untuk mencegah sinar ultraviolet langsung masuk ke dalam kulit. Sebelum ada yang spray, produk pelindung kulit dari sinar UV itu dikemas dalam bentuk krim serta lotion. Untuk meningkatkan kepraktisan maka sunscreen berbahan dasar air tersebut hadir demi memenuhi kebutuhan. Sebenarnya mana yang lebih baik, sunscreen krim atau spray?
Dokter kulit Amaranila Lalita Drijono Sp.KK menjelaskan, sunscreen dalam bentuk krim dan spray memiliki fungsi yang berbeda. Meskipun kandungannya diklaim sama oleh label yang mengeluarkan kedua jenis produk pelindung kulit tersebut namun ketika teksturnya berbeda maka manfaatnya juga tentu tidak sama.
Menurut dokter yang akrab disapa Nila ini, kedua sunscreen memiliki 'tugas' berbeda-beda, sunscreen krim sebagai pondasi utama sedangkan yang spray lebih baik hanya untuk touch up. "Yang berbahan krim memang lebih lama stay di kulit dan lebih efektif karena akan menutup kulit dengan rata. Tapi kalau untuk touch up idealnya pakai spray, untuk kenyamanan juga ya karena lebih ringan dan berbahan dasar air," tutur Nila saat berbincang di acara L'Oreal UV Perfect, Restoran Gaia, The Plaza, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015).
Baca juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram
Jadi Nila menyarankan agar menggunakan keduanya sesuai fungsi masing-masing. Namun bila hanya ingin membeli satu jenis saja sesuaikan dengan kenyamanan Anda. Nila menuturkan bahwa untuk sunscreen yang krim lebih baik dalam memproteksi kulit namun kurang dari segi kenyamanan karena teksturnya berminyak dan lengket. Sementara yang spray walau proteksi untuk melindungi kulit tidak setinggi krim namun lebih nyaman karena dasarnya berbahan air. Meski demikian, semua tergantung kenyamanan Anda dalam memakainya.
Apa pun pilihannya, Nila menyarankan agar rutin mengenakan sunscreen untuk wajah karena tanpa disadari setiap orang selalu 'sunbathing' setiap hari baik yang bekerja di luar ruangan maupun dalam kantor. Terkadang para wanita modern tidak sadar kalau mereka sering terpapar sinar ultraviolet dari kaca ruang kerja, lampu, atau kamera. Jika wajah terlalu sering terkena sinar UV maka bisa mempercepat tanda-tanda penuaan seperti flek atau kerut. Tak hanya itu, jarang memakai sunscreen juga bisa meningkatkan risiko kanker kulit.
"Jadi sebenarnya sunbathing itu nggak selalu pergi ke pantai tapi setiap hari kita 'sunbathing'. 80 persen terjadinya penuaan dini karena sinar matahari makanya kita harus concern untuk merawat kulit minimal menggunakan sunscreen. Meskipun tidak ada sunscreen yang mampu mem-block sinar matahari 100 persen tapi minimal bisa menjaga kulit agar tidak terpapar langsung sinar UV," saran Nila.
Di akhir perbincangan, Nila juga memberikan beberapa tips untuk memilih sunscreen yang baik. Pilihlah sunscreen yang mengandung SPF minimal 30 untuk di Indonesia. Tidak hanya SPF tapi kandungan PA-nya juga tinggi agar melindungi kulit dari bahaya sinar UVA. Pastikan sunscreen tidak mengandung pewangi atau pengawet berlebihan yang bisa membuat kulit Anda alergi. Hindari membeli sunscreen yang diproduksi di luar negeri dengan kondisi alam sangat berbeda dengan tempat tinggal sendiri.
"Terkadang ada yang bilang, dok saya beli sunscreen ini mahal di Amerika tapi kok pakai di Jakarta malah jerawatan dan lengket. Ya jelas saja demikian karena kondisi cuacanya berbeda dengan negara kita yang tropis, jadi memang cari sunscreen yang sudah disesuaikan sama kondisi cuaca kita," tambahnya.
(aln/aln)
Dokter kulit Amaranila Lalita Drijono Sp.KK menjelaskan, sunscreen dalam bentuk krim dan spray memiliki fungsi yang berbeda. Meskipun kandungannya diklaim sama oleh label yang mengeluarkan kedua jenis produk pelindung kulit tersebut namun ketika teksturnya berbeda maka manfaatnya juga tentu tidak sama.
Menurut dokter yang akrab disapa Nila ini, kedua sunscreen memiliki 'tugas' berbeda-beda, sunscreen krim sebagai pondasi utama sedangkan yang spray lebih baik hanya untuk touch up. "Yang berbahan krim memang lebih lama stay di kulit dan lebih efektif karena akan menutup kulit dengan rata. Tapi kalau untuk touch up idealnya pakai spray, untuk kenyamanan juga ya karena lebih ringan dan berbahan dasar air," tutur Nila saat berbincang di acara L'Oreal UV Perfect, Restoran Gaia, The Plaza, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi Nila menyarankan agar menggunakan keduanya sesuai fungsi masing-masing. Namun bila hanya ingin membeli satu jenis saja sesuaikan dengan kenyamanan Anda. Nila menuturkan bahwa untuk sunscreen yang krim lebih baik dalam memproteksi kulit namun kurang dari segi kenyamanan karena teksturnya berminyak dan lengket. Sementara yang spray walau proteksi untuk melindungi kulit tidak setinggi krim namun lebih nyaman karena dasarnya berbahan air. Meski demikian, semua tergantung kenyamanan Anda dalam memakainya.
Apa pun pilihannya, Nila menyarankan agar rutin mengenakan sunscreen untuk wajah karena tanpa disadari setiap orang selalu 'sunbathing' setiap hari baik yang bekerja di luar ruangan maupun dalam kantor. Terkadang para wanita modern tidak sadar kalau mereka sering terpapar sinar ultraviolet dari kaca ruang kerja, lampu, atau kamera. Jika wajah terlalu sering terkena sinar UV maka bisa mempercepat tanda-tanda penuaan seperti flek atau kerut. Tak hanya itu, jarang memakai sunscreen juga bisa meningkatkan risiko kanker kulit.
"Jadi sebenarnya sunbathing itu nggak selalu pergi ke pantai tapi setiap hari kita 'sunbathing'. 80 persen terjadinya penuaan dini karena sinar matahari makanya kita harus concern untuk merawat kulit minimal menggunakan sunscreen. Meskipun tidak ada sunscreen yang mampu mem-block sinar matahari 100 persen tapi minimal bisa menjaga kulit agar tidak terpapar langsung sinar UV," saran Nila.
Di akhir perbincangan, Nila juga memberikan beberapa tips untuk memilih sunscreen yang baik. Pilihlah sunscreen yang mengandung SPF minimal 30 untuk di Indonesia. Tidak hanya SPF tapi kandungan PA-nya juga tinggi agar melindungi kulit dari bahaya sinar UVA. Pastikan sunscreen tidak mengandung pewangi atau pengawet berlebihan yang bisa membuat kulit Anda alergi. Hindari membeli sunscreen yang diproduksi di luar negeri dengan kondisi alam sangat berbeda dengan tempat tinggal sendiri.
"Terkadang ada yang bilang, dok saya beli sunscreen ini mahal di Amerika tapi kok pakai di Jakarta malah jerawatan dan lengket. Ya jelas saja demikian karena kondisi cuacanya berbeda dengan negara kita yang tropis, jadi memang cari sunscreen yang sudah disesuaikan sama kondisi cuaca kita," tambahnya.
(aln/aln)
Home & Living
3 Tumblr LocknLock x Disney Lucu yang Praktis, Siap Bantu Jaga Tubuh Terhidrasi Seharian
Makanan & Minuman
Cari Snack Buat Temani Kerja & Santai? Coba Kacang Macadamia Creamy Ini
Kesehatan
Biar Imun Tetap Kuat! Ini 2 Produk Simpel yang Wajib Kamu Bawa Setiap Hari
Makanan & Minuman
Cuma Tinggal Panasin! Lauk Instan Ini Bikin Nasi Habis Sekejap
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Most Popular
1
Potret Lucinta Luna Manglingi Dengan Gaya Rambut Baru, Jadi Bak Oppa Korea
2
Gaya Androgini Bae Suzy Bikin Terpukau, Cantik Sekaligus Tampan
3
7 Outfit Ultra-glamor Tasyi Athasyia dari Lebaran Day 1 hingga Day 3
4
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
5
Margot Robbie 'Remake' Video Klip Ikonis Kylie Minogue untuk Iklan Tas Chanel
MOST COMMENTED











































